KOTA SERANG – Sora Sorai Festival "Berpesta Bersama" menjadi bukti nyata bahwa hiburan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi. Digelar di Umah Budaya Kaujon, Sabtu (20/6/2026), festival ini menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga penyandang disabilitas untuk berkarya, berjejaring, dan mengembangkan potensi ekonomi secara bersama-sama.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang karena dinilai sejalan dengan semangat pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengatakan Sora Sorai Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah yang mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu tujuan, yakni menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas dan merata.
Menurutnya, konsep "Berpesta Bersama" yang diusung dalam festival ini mencerminkan semangat kebersamaan serta kesetaraan kesempatan bagi setiap warga untuk berkembang, termasuk bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi besar untuk berkarya dan mandiri.
"Festival ini menunjukkan bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Teman-teman disabilitas juga memiliki kemampuan luar biasa yang perlu diberikan ruang dan akses agar bisa berkontribusi dalam pembangunan ekonomi," ujar Agis.
Ia menegaskan, Pemkot Serang terus berupaya membangun ekosistem ekonomi yang terbuka bagi semua kalangan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, hingga peningkatan akses bagi kelompok rentan agar dapat terlibat aktif dalam pembangunan daerah.
"Kami ingin pertumbuhan ekonomi di Kota Serang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Tidak boleh ada yang tertinggal. Semua harus memiliki kesempatan yang sama untuk berusaha, berkarya, dan meningkatkan kesejahteraan," tegasnya.
Festival yang berlangsung meriah tersebut menampilkan beragam produk unggulan UMKM lokal, pertunjukan komunitas kreatif, serta berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menciptakan ruang kolaborasi yang tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Owner Browgasm, Erica Anca, menilai Sora Sorai Festival mampu menjadi wadah produktif yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
"Ketika semua pihak berkumpul dalam satu ruang kolaborasi, peluang untuk berkembang menjadi lebih besar. Kegiatan seperti ini penting karena dapat memperluas jaringan dan membuka kesempatan kerja sama yang bermanfaat bagi banyak orang," katanya.
Sementara itu, pemilik Kedai Kopi Joy, Agus, yang selama ini aktif memberdayakan penyandang disabilitas di lingkungan usahanya, berharap semakin banyak pelaku usaha yang membuka ruang dan kesempatan bagi kelompok disabilitas untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Menurut Agus, penyandang disabilitas memiliki kompetensi dan semangat kerja yang tinggi apabila diberikan kesempatan yang setara.
Hal serupa disampaikan Bajuri yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor swasta dalam menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan kelompok disabilitas.
Melalui semangat kebersamaan yang diusung, Sora Sorai Festival "Berpesta Bersama" diharapkan tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang inklusif. Dengan melibatkan UMKM, komunitas kreatif, dan penyandang disabilitas, festival ini menjadi simbol bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan hanya dapat terwujud ketika seluruh masyarakat diberi kesempatan yang sama untuk tumbuh dan maju bersama.DK
Keyword:
pemkot serang,Wali Kota Serang , UMKM Kota Serang,Wakil Wali Kota Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG