KOTA SERANG – Penantian panjang warga Komplek Bumi Sari Permai (BSP), Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, perlahan menemukan jawabannya.
Setelah puluhan tahun menunggu, sejumlah ruas jalan di kawasan perumahan tersebut akhirnya mulai dibangun dan diaspal secara bertahap pada era kepemimpinan Wali Kota Serang Budi Rustandi.
Bagi warga, pembangunan ini bukan sekadar perubahan permukaan jalan. Perbaikan akses lingkungan menjadi tanda bahwa kawasan yang selama bertahun-tahun menanti perhatian pemerintah kini mulai masuk dalam agenda pembangunan.
Saat meninjau lokasi, Wali Kota Serang Budi Rustandi membenarkan bahwa pembangunan jalan di Bumi Sari Permai menjadi bagian dari pembangunan yang dilakukan pemerintahannya.
Ia juga menyoroti kondisi kawasan tersebut yang disebut belum mendapatkan pembangunan sejak 1995.
"Di perumahan ini dari tahun 95 ini belum pernah terbangun, alhamdulillah di pemerintahan saya alhamdulillah bisa terbangun," kata Budi.
Menurutnya, pembangunan jalan diharapkan memberikan manfaat langsung bagi aktivitas masyarakat.
"Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat," ujarnya.
Saat ditanya mengenai panjang ruas jalan yang dibangun, Budi menyerahkan penjelasan teknis kepada pihak terkait dan Ketua RW 010.
"Nanti untuk tekhnis bisa kepada dinas yang bersangkutan dan bisa menayangkan kepada pak RW langsung," ujarnya
Sementara itu, Ketua RW 010 Komplek Bumi Sari Permai, Tubagus Ahmad Chaerudin Setiawan, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik, mulai dari jalan lingkungan hingga ruas jalan utama perumahan.
Menurut Ahmad, kondisi jalan di kawasan tersebut sebelumnya cukup lama belum tersentuh pembangunan.
"Alhamdulillah setelah Pak Budi Rustandi jadi Wali Kota, alhamdulillah BSP (Bumi Sari Permai) tersentuh aspal," kata Ahmad.
Ia menjelaskan, pembangunan pertama dilakukan di wilayah RT 04 bagian belakang. Setelah itu, pekerjaan berlanjut ke RT 06 dan RT 07.
Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalan utama perumahan. Jalan tersebut memiliki lebar hampir tujuh meter dan sebelumnya termasuk ruas dengan kondisi yang dinilai cukup parah.
"Yang pertama dibangun di RT 04 di belakang, kemudian lanjut RT 06, kemudian terakhir langsung di RT 07, dan yang terakhir yang paling parah ini adalah jalan utama ya, yang lebarnya kebetulan juga hampir 7 meter gitu," ujarnya.
Pembangunan jalan tersebut mendapat apresiasi dari warga. Ahmad menilai realisasi perbaikan jalan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan Bumi Sari Permai.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Serang Budi Rustandi yang dinilai telah merealisasikan aspirasi warga.
"Makanya saya selaku Ketua RW dan atas nama warga Bumi Sari Permai mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Haji Budi Rustandi sebagai Wali Kota Serang yang telah merealisasikan, menginisiasi, dan melaksanakan pembangunan jalan di Bumi Sari Permai," katanya.
Namun bagi warga, pembangunan jalan bukan akhir dari penantian. Masih ada kebutuhan fasilitas dasar lain yang diharapkan mendapat perhatian pemerintah.
Ahmad berharap pemerintah terus membuka ruang bagi aspirasi masyarakat dan memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga di tingkat lingkungan.
"Mudah-mudahan Pak Wali Kota, Pak Haji Budi Rustandi selalu berbudi, kemudian juga selalu amanah, dan selalu memperhatikan aspirasi masyarakat," ujarnya.
Di tengah kabar baik pembangunan jalan, warga Bumi Sari Permai juga menitipkan persoalan lain kepada pemerintah, yakni kebutuhan fasilitas kesehatan dasar berupa Posyandu.
Ahmad mengungkapkan, kawasan tersebut hingga kini belum memiliki bangunan Posyandu sendiri. Kondisi itu disebut telah berlangsung sejak perumahan berdiri pada 1995.
"Di antaranya di Bumi Sari Permai ini belum dari tahun '95 belum pernah punya Posyandu. Tidak pernah punya Posyandu," ungkapnya.
Selama ini, kegiatan Posyandu seperti penimbangan bayi dan pemeriksaan pasien terpaksa dilakukan di area lapangan bulu tangkis yang merupakan ruang terbuka.
"Jadi selama ini ketika menimbang bayi, kemudian juga memeriksa pasien, itu hanya di lapangan bulu tangkis, tempat area terbuka, jadi enggak punya," katanya.
Ahmad mengungkapkan Kebutuhan tersebut telah disampaikan warga kepada Wali Kota Serang dalam pertemuan yang berlangsung.
Bagi warga Bumi Sari Permai, jalan yang kini mulai mulus menjadi simbol perubahan yang telah lama ditunggu.
Pembangunan akses jalan di sejumlah titik diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan mobilitas warga sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan perumahan.
Setelah puluhan tahun menunggu pembangunan jalan, warga kini berharap perhatian pemerintah terus berlanjut—bukan hanya untuk memperbaiki akses lingkungan, tetapi juga menghadirkan fasilitas dasar yang menunjang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jalan telah mulai tersentuh pembangunan. Kini, warga Bumi Sari Permai menanti agar kebutuhan dasar lainnya juga ikut mendapatkan ruang dalam pembangunan Kota Serang," pungkasnya
Perlu disampaikan bahwa peningkatan jalan perumahan bumi asri permai waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender. ( HS/RED )
Penulis : Benies Husaeni
Keyword:
Pemkot Serang',Wali Kota Serang,Kelurahan Kasemen Kota Serang,Kecamatan Kasemen Kota Serang,Pembangunan Jalan Kota Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG