18 Apr 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA  SERANG – Kabar gembira sekaligus tantangan bagi warga Kota Serang. Menjawab riuh kritik publik terkait jalan berlubang di jantung kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tidak hanya sekadar "menambal," melainkan resmi mengumumkan proyek ambisius: Revitalisasi Total Alun-Alun Kota Serang.

 Wali Kota Serang, Budi Rustandi, secara jantan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan warga, sekaligus mengapresiasi kritikan yang membangun yang selama ini masuk ke meja kerjanya.

 Warga mungkin bertanya-tanya mengapa lubang jalan tidak segera ditutup semen sejak awal. Budi Rustandi menjelaskan bahwa hal ini berkaitan erat dengan kepatuhan aturan negara untuk menghindari double budgeting (anggaran ganda).

 "Kita tidak boleh membangun sesuatu yang memang sudah direncanakan untuk dibangun secara menyeluruh. Itu melanggar aturan," tegas Budi.

 Sebagai solusi darurat demi keselamatan pengendara, kata Budi akses jalan pembelah alun-alun resmi ditutup mulai Jumat ini sementara menunggu proses lelang konstruksi selesai.

"Hari ini akses jalan kita tutup sampai menunggu hasil lelang kontruksi selesai," kata Budi, saat meninjau lokasi, Jum'at (17/4/2026).

 Bukan sekadar perbaikan, Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, membeberkan transformasi yang akan terjadi:

 Penyatuan Kawasan: Alun-Alun Barat dan Timur tidak lagi terpisah. Jalan aspal di tengah akan dihapus dan disatukan menjadi area terbuka hijau yang luas.

 Zona Pejalan Kaki (Pedestrian): Kawasan tengah ini akan dikhususkan 100% bagi pejalan kaki.

 Material Mewah: Ucapkan selamat tinggal pada aspal hotmix yang mudah rusak. Pemkot akan menggunakan Batu Andesit untuk memberikan kesan klasik, kokoh, dan modern.

 Perbaikan Menyeluruh: Kerusakan pedestrian akibat akar pohon dan tangan jahil (vandal) akan direnovasi total demi kenyamanan publik.

Lebih lanjut dikatakan Iwan, sebagai identitas kuat bagi Ibu Kota Provinsi Banten, sebuah monumen megah akan berdiri tepat di titik sentral penyatuan Alun-alun.

 "Nanti di tengah-tengah itu akan ada ikon kebanggaan kita, Golok Banten. Ini akan menjadi simbol jati diri Kota Serang sebagai jantung provinsi," tuturnya 

 Proyek ini dipastikan tidak berjalan sendirian. Penataan ini akan "bertemu" dengan rencana Gubernur Banten, Andra Soni, yang dijadwalkan membangun Jalan Diponegoro agar terintegrasi langsung dengan kawasan alun-alun. 

Sinergi ini, lanjut Iwan diharapkan menciptakan kawasan pusat kota yang rapi, komprehensif, dan menjadi destinasi wisata kota yang membanggakan.

"Pemkot Serang menghimbau masyarakat untuk sedikit bersabar selama masa transisi dan proses lelang administrasi berlangsung. Visual detail atau render desain dari proyek ini kabarnya akan segera dipublikasikan melalui kanal media sosial resmi Pemkot Serang dalam waktu dekat," pungkasnya

(HS/Red)

Keyword:

pemkot serang,Revitalisasi Alun-Alun,Wali Kota Serang ,Budi Rustandi,Kepala Dinas PUPR, Iwan Sunardi,Alun-alun Kota Serang,Banten

Share: