KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tancap gas melakukan berbagai langkah strategis demi menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi 2026 yang akan dimulai pada pertengahan Juni mendatang. Kehadiran data yang segar dan akurat dinilai menjadi kunci utama dalam merancang program pembangunan kota yang lebih tepat sasaran.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Kota Serang, Yudi Suryadi, menegaskan bahwa Pemkot Serang berkomitmen penuh mengawal jalannya sensus ini. Komitmen tersebut dibuktikan dengan intervensi langsung dari pimpinan daerah guna memastikan seluruh elemen masyarakat, khususnya pelaku usaha, ikut berpartisipasi aktif.
Yudi mengungkapkan, instruksi menyukseskan sensus ini diturunkan langsung dari meja kepala daerah untuk memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
"Peran pemerintah itu hadir di sana. Pemkot Serang telah melangsungkan langkah strategis; pertama, kita sudah membuat Surat Edaran yang ditandatangani langsung oleh Pak Wali Kota. Video ajakan resmi serta surat undangan khusus kepada para pengusaha dan pelaku UMKM yang juga ditandatangani langsung oleh Pak Wali," ujar Yudi Suryadi saat memberikan keterangan.
Langkah jemput bola ini sengaja diambil agar para pelaku usaha di Kota Serang memahami pentingnya keterbukaan data demi keberlangsungan iklim investasi dan bisnis yang sehat di Kota Serang.
Lebih lanjut, Yudi menjelaskan bahwa hubungan kerja sama antara Pemkot Serang dan Badan Pusat Statistik (BPS) sejauh ini berjalan sangat solid dan intens. Koordinasi rutin tidak hanya dilakukan menjelang sensus, melainkan sudah menjadi agenda mingguan, salah satunya dalam memantau dan mengendalikan angka inflasi daerah.
Ke depan, momentum Sensus Ekonomi 2026 ini juga akan dimanfaatkan untuk mengakselerasi transformasi digital di tingkat akar rumput. Pemkot berencana menyinergikan program sektoral BPS, seperti Desa Cantik (Desa Cinta Statistik), dengan visi besar kota menuju "Serang Digital".
"Ke depan, harapan dari BPS adalah seluruh kelurahan di Kota Serang mempunyai website resmi sendiri. Ini salah satu tindak lanjutnya. Keuntungan bagi Pemkot tentu sangat besar, terutama dalam menyusun program perencanaan masa depan menggunakan data yang faktual, baru, dan akurat terhadap perkembangan yang ada," jelas Asda II.
Pembaruan data melalui sensus 10 tahunan ini dirasa sangat mendesak mengingat dinamika ekonomi Kota Serang yang terus bergerak maju. Yudi optimistis, hasil sensus nanti akan merekam potret pertumbuhan ekonomi kota yang menggembirakan, sejalan dengan tren positif di tingkat provinsi.
"Kalau melihat data secara umum, pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten termasuk yang cukup bagus dan tinggi dibanding provinsi lain, yaitu berada di angka 5,6 persen. Sebagai bagian dari delapan kabupaten/kota di Banten, Kota Serang tentu berkontribusi di dalamnya," pungkas Yudi.
Dengan sinergi data yang kuat dan adopsi teknologi digital hingga tingkat kelurahan, Pemkot Serang optimistis hasil Sensus Ekonomi 2026 ini akan menjadi fondasi kokoh untuk membawa ekonomi Kota Serang melompat lebih tinggi. ( HS/RED )
Penulis: Benies Husaeni
Keyword:
pemkot serang,Wali Kota Serang ,Sensus Ekonomi 2026,ASDA II Kota Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG