18 May 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG – Pemerintah Kota Serang resmi meluncurkan program Serang City Tour sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program wisata bertajuk “Satu Kota Banyak Cerita” itu diresmikan langsung Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia di Rumah Makan Taman Jaya Ujung Kulon Cabang Serang, Jalan Syekh Moh. Nawawi Albantani Km 4, Kecamatan Curug, Minggu (17/5/2026).

Peluncuran Serang City Tour menjadi langkah awal Pemerintah Kota Serang dalam membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi dengan UMKM, komunitas, pelaku usaha, hingga sektor ekonomi kreatif lainnya.
Dalam sambutannya, Agis menegaskan bahwa sektor pariwisata harus mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pariwisata bukan hanya soal tempat wisata, tetapi bagaimana seluruh ekosistemnya bisa bergerak bersama dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, termasuk UMKM dan pelaku usaha lokal,” ujar Agis.

Open trip perdana Serang City Tour mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan wisatawan. Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan paket perjalanan wisata yang telah disiapkan panitia.

Paket pertama mengajak wisatawan mengunjungi kawasan bersejarah Banten Lama. Paket kedua menghadirkan wisata seni budaya dan urban Kota Serang, sedangkan paket ketiga menawarkan pengalaman wisata alam dan spiritual.

Head of Community Serang City Tour, Ridha Pujiati mengatakan, seluruh peserta pada hari pertama mendapatkan kesempatan menikmati perjalanan wisata secara gratis sesuai paket pilihan masing-masing.

Menurut Ridha, para peserta terlihat antusias menikmati berbagai destinasi wisata yang ada di Kota Serang. Selain berkeliling, wisatawan juga diajak menikmati kuliner khas serta melihat produk kerajinan lokal.

“Kota Serang punya potensi luar biasa. Tidak hanya wisata sejarahnya, tetapi juga kuliner, batik, kerajinan tangan, hingga budaya lokal yang sangat menarik. Ini menjadi kekuatan besar untuk mendorong Kota Serang sebagai tujuan wisata nasional,” katanya.

Ridha menjelaskan, Serang City Tour tidak hanya sekadar perjalanan wisata, tetapi menjadi awal dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan saling terhubung.

Ia berharap seluruh elemen, mulai dari PHRI, pelaku UMKM, komunitas, budayawan, hingga sektor transportasi dapat ikut terlibat dalam mengembangkan pariwisata Kota Serang.

“Kami ingin bergerak bersama membangun ekonomi masyarakat. Ketika pariwisata tumbuh, maka hotel, UMKM, pengrajin, transportasi, dan sektor lainnya juga ikut berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Serang, Zeka Bachdi berharap Serang City Tour dapat menjadi wadah kolaborasi seluruh pelaku wisata dan pelaku usaha di Kota Serang.

Menurutnya, penguatan ekosistem wisata nantinya juga akan melibatkan daerah lain di Provinsi Banten guna memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.

“Namun home base-nya tetap di Kota Serang,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menegaskan bahwa Serang City Tour merupakan ruang kolaborasi terbuka yang bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat.

“Serang City Tour bukan milik siapa-siapa, tetapi milik kita bersama. Semua pihak bisa ikut ambil bagian,” tegasnya.

Agis menilai Kota Serang memiliki kekuatan sejarah dan budaya yang besar karena pernah menjadi pusat peradaban Kesultanan Banten di masa lalu. Menurutnya, hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Ia juga memastikan Pemerintah Kota Serang siap memfasilitasi berbagai kebutuhan dan persoalan di lapangan demi mendukung perkembangan sektor pariwisata.

Selain itu, Agis meminta dukungan berbagai pihak, termasuk DAMRI, agar dapat membantu mobilitas wisatawan terutama saat akhir pekan.

“Saya berharap seluruh pihak bisa bersama-sama memajukan pariwisata Kota Serang agar semakin dikenal hingga tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Salah satu peserta Serang City Tour, Geri mengaku sangat menikmati perjalanan wisata yang diikutinya. Ia bahkan datang ke Kota Serang untuk mencari lokasi syuting film.

Menurutnya, kawasan Banten Lama memiliki suasana historis yang kuat dan menarik untuk dijadikan lokasi produksi film.

“Saya cukup kagum dengan suasananya. Ke depan saya ingin mengadakan syuting film di Kota Serang,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Putri, peserta paket wisata kedua. Ia mengaku puas dengan konsep perjalanan yang nyaman karena lokasi wisata saling berdekatan sehingga tidak melelahkan.

“Enggak macet juga, tempat wisatanya enak banget, orang-orangnya ramah, makanannya juga enak-enak,” tuturnya. (DK/RED)

Keyword:

Serang City Tour, Nur Agis Aulia, Wakil Wali Kota Serang, Pariwisata Kota Serang, Wisata Kota Serang, Banten Lama, UMKM Kota Serang, Ekonomi Kreatif Serang

Share: