KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menghadirkan ajang tahunan Kota Serang Fair 2026 yang akan berlangsung pada 7–10 Agustus 2026 di Stadion Maulana Yusuf. Mengusung konsep yang lebih besar, lebih tertata, dan lebih semarak, perhelatan tahun ini diproyeksikan menjadi magnet hiburan sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku UMKM.
Selama empat hari penyelenggaraan, masyarakat akan disuguhkan konser musisi nasional, pertunjukan seni budaya, kompetisi kreatif, wahana hiburan, hingga ratusan stan UMKM yang menawarkan beragam produk unggulan Kota Serang.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan Kota Serang Fair bukan sekadar agenda hiburan, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi lokal dengan mendorong peningkatan transaksi para pelaku UMKM.
"Kami ingin menghadirkan Kota Serang Fair yang lebih meriah, lebih tertata, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM," ujar Wahyu, Selasa (28/7/2026).
Sebagai daya tarik utama, panggung hiburan akan diisi sederet musisi nasional. Grup Festivalis akan membuka kemeriahan pada malam pertama, dilanjutkan penampilan Sore Band pada malam kedua. Hari ketiga akan dimeriahkan Budi Doremi bersama Biru Baru, sementara malam puncak pada 10 Agustus akan menghadirkan penampilan spesial dari The Changcuters.
Tak hanya itu, panitia juga tengah menyiapkan sejumlah penampil tambahan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Selain konser musik, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan budaya khas Banten, seperti pencak silat dan debus, serta penampilan band-band lokal yang menjadi wadah ekspresi bagi para seniman muda Kota Serang.
"Masih ada sejumlah penampil yang sedang kami siapkan dan akan diumumkan kemudian," kata Wahyu.
Kemeriahan Kota Serang Fair juga diperkuat melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang akan menggelar festival band, adu layangan, serta berbagai perlombaan yang dapat diikuti masyarakat.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menghadirkan lomba paduan suara dan pentas seni sebagai ruang bagi pelajar untuk menampilkan kreativitas sekaligus melestarikan budaya daerah.
"Selama empat hari pelaksanaan akan banyak kegiatan menarik yang bisa dinikmati seluruh masyarakat," ujarnya.
Area pameran akan dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.30 WIB dan dapat dikunjungi secara gratis. Namun, bagi masyarakat yang ingin menikmati konser di area panggung utama, panitia menerapkan konsep yang berbeda.
Pengunjung diwajibkan membeli produk UMKM sebagai syarat masuk ke area konser. Pada tiga hari pertama, nilai minimal pembelian sebesar Rp30 ribu, sedangkan pada malam penutupan menjadi Rp50 ribu.
Menurut Wahyu, kebijakan tersebut dirancang agar antusiasme masyarakat terhadap konser musik dapat memberikan manfaat langsung bagi para pelaku usaha mikro.
"Masuk ke area pameran tetap gratis. Tetapi untuk menikmati konser, pengunjung cukup berbelanja produk UMKM sesuai ketentuan. Dengan cara ini, hiburan sekaligus mampu menggerakkan transaksi pelaku usaha lokal," jelasnya.
Dari sisi penataan kawasan, seluruh area Stadion Maulana Yusuf akan dimanfaatkan secara maksimal. Seluruh stan, termasuk pedagang yang sebelumnya berada di luar stadion, akan ditempatkan di dalam kawasan utama sehingga pengunjung dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan lebih nyaman.
Layout kawasan juga dibuat lebih luas dan tertata, dengan akses masuk dari sisi kiri maupun kanan stadion guna mengurai kepadatan pengunjung.
"Layout tahun ini lebih nyaman dan lebih tertata sehingga pengunjung bisa menikmati seluruh area dengan lebih leluasa," ungkap Wahyu.
Optimisme tinggi pun mengiringi penyelenggaraan Kota Serang Fair 2026. Pada tahun lalu, ajang ini berhasil mencatat nilai transaksi mencapai Rp11,7 miliar dalam lima hari pelaksanaan.
Meski tahun ini hanya berlangsung selama empat hari, Pemkot Serang menargetkan capaian transaksi yang lebih tinggi seiring meningkatnya jumlah pelaku UMKM, konsep penyelenggaraan yang lebih matang, serta ragam hiburan yang diyakini mampu menarik lebih banyak pengunjung.
"Mudah-mudahan nilai transaksi tahun ini bisa melampaui capaian sebelumnya. Semakin besar transaksi yang terjadi, semakin besar pula dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan pelaku UMKM di Kota Serang," pungkas Wahyu. (HS/RED)
Penulis: Benies Husaeni
Keyword:
Pemkot Serang,Kota Serang Fair 2026,HUT Kota Serang ke-19,DinkopUKMPerindag Kota Serang,UMKM Kota Serang,Wahyu Nurjamil
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG