21 May 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, melakukan kunjungan kerja ke Kota Serang untuk memantau langsung roda pemerintahan dan pembangunan di ibu kota Provinsi Banten tersebut. Dalam kunjungannya, Bima Arya memberikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan strategis bagi Wali Kota Serang dalam menata kota dan mengoptimalkan anggaran.

Dikatan Bima Arya sapaan akrabnya terdapat tiga poin krusial yang menjadi sorotan mantan Wali Kota Bogor tersebut, mulai dari efisiensi anggaran, penataan kawasan ikonik, hingga solusi konkret terkait sengketa aset daerah.
 
 Bima Arya memuji langkah efisiensi yang telah dimulai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Namun, ia mengingatkan agar konsistensi ini tetap dijaga dengan ketat.

 "Satu soal efisiensi, dan saya titip untuk konsisten. Efisiensi ini harus disisir lagi sampai satuan yang terkecil, jangan sampai kecolongan," tegas Bima Arya.
 
 Selain efisiensi, lanjut Bima penataan wajah kota tak luput dari perhatian Kemendagri. Bima Arya secara khusus menjadwalkan kunjungan ke Kawasan Royal, salah satu pusat urat nadi perekonomian di Kota Serang.

"Saya mengapresiasi langkah Pak Wali untuk mulai menata kota. Makanya saya sekarang mau mengunjungi Kawasan Royal di sana. Kita lihat apa persoalannya dan apa peluang yang bisa dikembangkan," ujarnya.
 
 Terkait persoalan klasik dualisme aset yang beririsan antara Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Kabupaten Serang, Kemendagri membawa angin segar. Bima Arya menegaskan siap bertindak sebagai mediator agar aset-aset tersebut bisa segera dimanfaatkan demi kesejahteraan masyarakat.

"Kita dialog dulu, nanti saya akan fasilitasi dan mediasi itu agar ada titik temu terkait penggunaan dan pemanfaatan aset," jelasnya.

 Berkenaan dengan keterbatasan APBD, Wamendagri mendorong Pemkot Serang untuk tidak hanya bergantung pada dana konvensional. Ia menantang Wali Kota untuk lebih kreatif mencari sumber pendanaan alternatif.

Adapun  Beberapa strategi yang disarankan antara lain:  Kemitraan Strategis: Membuka model kerja sama dengan pihak swasta dan  Optimalisasi Aset: Memanfaatkan aset daerah yang menganggur agar menghasilkan pendapatan.

 Sebagai bentuk dukungan nyata, Kemendagri siap menjadi 'jembatan' bagi Kota Serang ke berbagai kementerian teknis, seperti Kementerian PUPR untuk infrastruktur dan Kementerian Kesehatan untuk fasilitas medis.

 Tidak hanya itu, Bima Arya juga membeberkan adanya stimulus besar berupa Dana Insentif Fiskal senilai Rp1 triliun per tahun yang disiapkan Kemendagri untuk daerah-daerah berprestasi.

 "Dana insentif fiskal ini kita berikan sesuai dengan prestasi di daerah. Jika Kota Serang memenuhi kriteria dan menunjukkan prestasi nyata, kita akan berikan insentif tersebut sebagai tambahan pemasukan bagi APBD," pungkas Bima Arya pen penuh optimisme.

 Dengan komitmen asistensi dari pusat dan keseriusan pembenahan di tingkat lokal, Kota Serang kini ditantang untuk membuktikan prestasinya demi mengamankan dana segar tersebut dan mempercepat transformasi wajah kota. ( HS/RED )

Penulis : Benies Husaeni

Keyword:

Pemkot Serang,Wakil Menteri Dalam Negeri ,Wali Kota Serang ,Penataan Kota, Royal Baroe

Share: