KOTA SERANG — Semarak Lokakarya Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Primagraha (UPG) Kota Serang terasa begitu kuat. Digelar di Royal Baroe Kota Serang, Sabtu (15/8/2026), kegiatan ini menjadi panggung bagi mahasiswa untuk memperkenalkan sekaligus mengangkat potensi unggulan dari berbagai kelurahan di Kota Serang.
Sebanyak 67 stand hadir memeriahkan lokakarya dengan menampilkan beragam produk dan potensi lokal. Mulai dari UMKM kuliner, makanan dan minuman, kerajinan tangan berbahan anyaman bambu, hingga kesenian serta kearifan budaya lokal turut dipamerkan kepada masyarakat.
Sekitar 1.142 mahasiswa KKM UPG ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak sekadar memamerkan hasil program selama berada di tengah masyarakat, tetapi juga membawa cerita tentang potensi, kreativitas, dan kekayaan lokal yang ditemukan di masing-masing wilayah kelurahan.
Mengusung tema “Mewujudkan Kota Serang Berbudi dan Gemilang”, kegiatan KKM tersebut juga diarahkan untuk mendukung berbagai program unggulan Pemerintah Kota Serang di bawah kepemimpinan Wali Kota Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia.
Sejumlah program unggulan seperti Serang Mengaji, Serang Digital, Serang Cerdas, Serang Bersih, Serang Bagus, Serang Preneur dan program lainnya turut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKM di Kota Serang.
Usai acara resmi dibuka, Rektor Universitas Primagraha bersama jajaran dewan juri langsung melakukan penilaian terhadap stand yang telah dipersiapkan. Perwakilan dari masing-masing kecamatan secara bergantian mempresentasikan produk serta potensi unggulan dari kelurahan yang mereka bina.
Suasana semakin menarik ketika sejumlah produk tradisional diperkenalkan di hadapan para juri. Salah satunya adalah emping martabak dan kerupuk meledog, yang menjadi representasi kekayaan kuliner lokal sekaligus menunjukkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan produk khas daerah.
Tak kalah menarik, Kecamatan Walantaka turut mencuri perhatian melalui presentasi petan wewe, salah satu kesenian dan kearifan budaya lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Walantaka.
Keberadaan berbagai produk dan budaya tersebut menunjukkan bahwa setiap kelurahan di Kota Serang memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif maupun identitas budaya daerah.
Lokakarya KKM ini pun tidak hanya menjadi ajang evaluasi hasil pengabdian mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara pendidikan, pemberdayaan masyarakat, UMKM, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal.
Dengan keterlibatan ribuan mahasiswa dan puluhan stand yang merepresentasikan potensi kelurahan, KKM UPG diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Kreativitas mahasiswa yang dipadukan dengan potensi lokal menjadi modal penting untuk mendorong Kota Serang semakin produktif, inovatif, dan berdaya saing.
Semangat tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan Kota Serang tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan generasi muda sebagai penggerak perubahan. (HS/RED)
Penulis: Benies Husaeni
Keyword:
pemkot serang,KKM Universitas Primagraha, UMKM Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG