KOTA SERANG – Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, terus mendorong keterlibatan petani dan peternak lokal dalam penyediaan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Serang.
Ia menegaskan, dapur MBG wajib menyerap bahan baku dari daerah. Kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Presiden (Kepres) yang mengatur penggunaan produk lokal dalam pelaksanaan program.
Menurut Agis, langkah ini menjadi peluang bagi petani dan peternak untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
“Kita ingin petani dan peternak lokal ikut terlibat langsung. Ini penting agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh,” ujarnya.
Agis juga menyampaikan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran hingga miliaran rupiah untuk mendukung program MBG sebagai investasi jangka panjang dalam pemenuhan gizi masyarakat.
Dengan anggaran besar tersebut, ia berharap manfaatnya bisa dirasakan secara luas, tidak hanya untuk penerima program, tetapi juga bagi pelaku usaha di sektor pertanian dan peternakan.
“Program ini harus berdampak luas. Petani dan peternak harus ikut merasakan manfaatnya,” kata Agis.
Pemkot Serang pun akan terus memperkuat kolaborasi antara dapur MBG dengan petani dan peternak lokal agar pasokan bahan baku tetap stabil.
Melalui langkah ini, program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Serang.(DK/RED)
Keyword:
MBG Kota Serang, Pemkot Serang, Nur Agis Aulia, Petani Lokal, Peternak Lokal, Ekonomi Daerah, Gizi Masyarakat, Ketahanan Pangan, UMKM Pangan, Banten
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG