04 Aug 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Wali Kota Serang, Budi Rustandi. Senin (3/8/2026), ia turun langsung mengunjungi rumah roboh milik pasangan suami istri lanjut usia di Lingkungan Kepandean, RT 003/RW 006, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, sekaligus menyerahkan bantuan senilai Rp30 juta untuk pembangunan kembali rumah mereka.

 

Kedatangan orang nomor satu di Kota Serang itu disambut hangat oleh warga sekitar. Antusiasme masyarakat terlihat sejak Budi Rustandi tiba di lokasi. Selain meninjau kondisi bangunan yang ambruk, ia juga berdialog dengan pemilik rumah untuk mendengar langsung kronologi musibah yang mereka alami.

 

Tak hanya memberikan bantuan dana pembangunan rumah sebesar Rp30 juta, Wali Kota juga menyerahkan paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari keluarga tersebut.

 

Menurut Budi, rumah itu dihuni pasangan suami istri yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Sang pemilik rumah, Nani Kusnayati (58), diketahui pernah bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri demi mengumpulkan biaya untuk memiliki rumah sendiri.

 

"Hari ini saya mengunjungi warga yang terkena musibah. Beliau merupakan warga kurang mampu yang dulu bekerja di luar negeri sebagai TKW. Alhamdulillah, hasil kerja kerasnya bisa membangun rumah, namun kini rumah itu roboh akibat musibah angin dan hujan," ujar Budi.

 

Berdasarkan informasi yang diterimanya, rumah tersebut roboh akibat usia bangunan yang sudah tua dan diterpa angin kencang saat hujan deras beberapa bulan lalu.

 

Budi menjelaskan, sejak rumahnya roboh sekitar awal tahun, pasangan lansia itu terpaksa tinggal di rumah kontrakan karena tidak lagi memiliki tempat tinggal yang layak. Kondisi mereka semakin memprihatinkan karena tidak memiliki anak yang dapat membantu.

 

"Mereka sudah cukup lama tinggal mengontrak karena rumahnya tidak layak huni. Hari ini saya datang setelah menerima laporan dari masyarakat yang dikirim langsung ke telepon genggam saya. Insyaallah bantuan ini bisa segera digunakan untuk membangun kembali rumah mereka," katanya.

 

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban sekaligus menjadi bentuk gotong royong dan kepedulian sosial bagi sesama warga Kota Serang.

 

Budi juga menegaskan bahwa dana bantuan pembangunan rumah berasal dari Biaya Penunjang Operasional (BPO) Wali Kota yang memang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

 

"Selama ini mungkin ada yang mempertanyakan penggunaan BPO Wali Kota. Nah, bantuan seperti inilah salah satu bentuk pemanfaatannya agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelasnya.

 

Sementara itu, Nani Kusnayati (58), tak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima bantuan tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku bersyukur karena akhirnya memiliki harapan untuk kembali membangun rumah yang telah menjadi tempat tinggalnya selama bertahun-tahun.

 

"Alhamdulillah saya diberi bantuan Rp30 juta untuk bedah rumah. Saya sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Wali Kota. Mudah-mudahan beliau selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah," ungkap Nani.

 

Nani menceritakan, rumahnya roboh saat hujan deras disertai angin kencang beberapa bulan lalu. Beruntung saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena dirinya sedang berada di rumah kerabat di kawasan Kramatwatu.

 

"Saat itu saya sedang tidak di rumah. Bangunan ambruk dan sebagian barang-barang ikut tertimbun. Ada yang masih sempat diselamatkan, tetapi sebagian lainnya rusak," tuturnya.

 

Rumah tersebut, lanjut Nani, dibeli dari hasil jerih payahnya selama bekerja sebagai TKW di Brunei Darussalam dan Malaysia. Karena itu, musibah yang menimpa rumahnya menjadi pukulan berat bagi dirinya dan sang suami.

 

Kini, berkat bantuan yang diterimanya, Nani berharap rumah sederhana yang dibangun dari hasil kerja keras di negeri orang itu dapat kembali berdiri dan menjadi tempat tinggal yang layak.

 

Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak hanya hadir dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata yang mampu menghadirkan harapan bagi warga yang membutuhkan. (HS/RED)

Penulis : Benies Husaeni

Keyword:

pemkot serang,Wali Kota Serang ,Bantuan Rumah Roboh,Kecamatan Serang

Share: