KOTA SERANG – Di tengah masih adanya warga yang kesulitan mengambil ijazah karena kendala ekonomi, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menghadirkan kabar yang membawa harapan. Wali Kota Serang, Budi Rustandi, kembali membantu menebus ijazah warga menggunakan dana pribadinya, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan masyarakat.
Kali ini, bantuan diberikan kepada Viki Hermawan, warga Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang. Setelah bertahun-tahun terkendala tunggakan biaya pendidikan, Viki akhirnya dapat melunasi seluruh kewajibannya dan menerima ijazah yang selama ini tertahan.
Mewakili Wali Kota Serang, Budi Rustandi saat pengambilan ijazah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Tri Ningsih, mengungkapkan bahwa total bantuan yang diberikan mencapai lebih dari Rp10 juta. Ia menegaskan, dana tersebut sepenuhnya berasal dari kantong pribadi Wali Kota Serang, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Langkah ini memberikan kesempatan kepada warga untuk memiliki masa depan yang lebih baik melalui akses terhadap dokumen pendidikan yang menjadi syarat penting dalam mencari pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan," ujar Tri Ningsih.
Menurutnya, Wali Kota berharap bantuan tersebut menjadi titik awal bagi Viki untuk membuka peluang hidup yang lebih baik. Ijazah yang telah diterima diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bekal mencari pekerjaan ataupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Tri Ningsih menambahkan, kepemilikan ijazah bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi kunci penting untuk membuka akses terhadap dunia kerja dan pendidikan. Karena itu, Pemkot Serang terus mendorong hadirnya solusi bagi masyarakat yang masih menghadapi kendala serupa.
"Pemerintah Kota Serang berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Viki dan menjadi langkah awal untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Semoga semangat kepedulian seperti ini dapat terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Aksi sosial tersebut bukanlah yang pertama dilakukan. Sebelumnya, Wali Kota Serang juga membantu Muhammad Satria, seorang anak yatim asal Kecamatan Serang, menebus ijazah SMA yang tertahan selama enam tahun akibat keterbatasan ekonomi.
Satria diketahui telah lulus dari SMA Nurul Islam pada 2020. Namun, kondisi ekonomi keluarga membuat ijazahnya baru dapat diambil pada 2026 setelah mendapat bantuan langsung dari Wali Kota Serang melalui dana pribadi.
Langkah tersebut menjadi pesan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena persoalan biaya. Dengan kolaborasi dan kepedulian, kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik tetap dapat diwujudkan, Perlu disampaikan juga bahwa bantuan ini dari kelas 10 sampai 12 dan semua biaya dilunasi oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi.(HS/RED)
Penulis : Benies Husaeni
Keyword:
pemkot serang,Wali Kota Serang ,Dinas Pendidikan Kota Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG