9KOTA SERANG – Piala Wali Kota Serang English Competition 2026 semakin dekat. Ajang kompetisi bahasa Inggris yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Universitas Primagraha (UPG) Kota Serang ini tidak hanya menuntut peserta berani tampil, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris secara tepat, komunikatif, dan meyakinkan.
Kompetisi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan/atau kejuruan tersebut akan berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 di Kampus Universitas Primagraha Kota Serang.
Ketua Pusat Bahasa Inggris UPG, Adi Suhendra, yang akrab disapa Mr. Adi, mengatakan panitia telah menyiapkan sejumlah indikator sebagai dasar penilaian untuk menentukan peserta terbaik.
Menurutnya, kemampuan peserta tidak akan dilihat dari satu aspek saja. Penguasaan tata bahasa atau grammar, misalnya, menjadi salah satu bagian yang dinilai bersama ketepatan penggunaan kosakata, penjiwaan, gestur ketika tampil, hingga kemampuan membangun kontak mata dengan audiens maupun dewan juri.
“Aspek tersebut menjadi dasar penilaian daripada dewan juri nantinya saat melangsungkan penilaian,” ujar Adi.
Dengan sistem tersebut, peserta ditantang untuk tidak sekadar menghafal materi. Mereka juga harus mampu menyampaikan pesan secara alami, percaya diri, serta membangun komunikasi yang efektif di atas panggung.
Untuk menjaga proses penilaian berjalan secara terukur, setiap kompetisi rencananya akan dinilai oleh tiga orang juri yang berasal dari kalangan dosen Universitas Primagraha.
Kehadiran para akademisi tersebut diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif sekaligus memastikan kemampuan peserta dinilai dari berbagai sisi.
Bagi peserta, sistem penilaian ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kemampuan bahasa Inggris bukan hanya tentang seberapa banyak kosakata yang dikuasai.
Cara mengucapkan, menyampaikan, mengekspresikan, serta membangun koneksi dengan pendengar juga menjadi bagian penting dalam komunikasi.
Karena itu, para pelajar yang akan ambil bagian dalam kompetisi ini memiliki kesempatan untuk menguji kemampuan mereka secara lebih komprehensif sekaligus belajar tampil di hadapan publik.
Menariknya, UPG juga tengah mengupayakan keterlibatan dua juri dari @america, pusat kebudayaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, khusus untuk babak grand final.
Menurut Adi, komunikasi dengan pihak @america sejauh ini mendapatkan respons positif. Namun, keterlibatan tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan mengenai perwakilan yang akan hadir langsung ke Kota Serang.
“Saya sudah dapat respons yang positif, cuma saya belum bisa ketika saya belum dapat jawaban yang pasti. Karena mereka sedang memilih siapa yang mau berangkat ke Kota Serang,” ujarnya.
Jika rencana tersebut terealisasi, kehadiran juri dari @america akan menjadi pengalaman tersendiri bagi para finalis. Mereka tidak hanya berhadapan dengan akademisi, tetapi berkesempatan mendapatkan perspektif penilaian dari lingkungan yang berkaitan langsung dengan bahasa dan kebudayaan Amerika Serikat.
Hal tersebut sekaligus dapat memberikan warna baru bagi kompetisi bahasa Inggris di Kota Serang. ( HS/RED )
Penulis : Benies Husaeni
Keyword:
pemkot serang,Wali Kota Serang ,Universitas Primagraha
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG