09 May 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Serang tidak sekadar menjadi seremoni upacara belaka. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendbud) melakukan aksi nyata dengan meluncurkan gerakan masif bertajuk "Gemas Libas" (Gerakan Masyarakat dan Sekolah untuk Lingkungan Indah Bersih dan Asri), Sabtu (02/05/2026).

 Tak tanggung-tanggung, sebanyak 100.000 peserta yang terdiri dari siswa PKBM, SKB, TK/PAUD, SD, hingga SMP se-Kota Serang tumpah ke jalan. Mereka melakukan kerja bakti massal dengan radius 500 meter dari satuan pendidikan masing-masing, menyisir sampah, dan menata lingkungan.
 
 Kepala Dispendbud Kota Serang, Ahmad Nuri, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan manifestasi dari 13 program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi-Agis, yang diselaraskan dengan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

 "Ini adalah wujud kepedulian kolektif. Kita sedang menghadapi darurat sampah, dan dunia pendidikan harus hadir sebagai solusi. Kami menerjemahkan arahan Presiden Prabowo dan Wali Kota Budi Rustandi melalui praktik baik di lapangan," ujar Nuri.
 
 Saat diwawancarai awak media, Ahmad Nuri menekankan redefinisi mutu pendidikan. Menurutnya, kecerdasan intelektual tidak akan sempurna tanpa kepekaan terhadap lingkungan dan kemanusiaan.

Nuri mengungkapkan bahwa ini bagian dari Pilar Karakter yang memiliki Gerakan untuk bertujuan memantik kebudayaan positif bagi anak didik agar terbiasa melakukan praktik baik.

Selain itu, lanjut nuri kegiatan ini juga bagian dari  Pengendali Mutu dan  Ruang Belajar Ideal yang mana Lingkungan yang bersih dan teduh dianggap sebagai esensi dari konsep pembelajaran yang bermakna (deep learning).

 "Mutu pendidikan harus dibarengi dengan praktik baik. Kita ingin siswa tidak hanya pintar di dalam kelas, tapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan mereka," tegasnya.
 
 Gemas Libas dipastikan tidak akan berhenti pada momentum Hardiknas saja. Ahmad Nuri berkomitmen menjadikan gerakan ini sebagai agenda bulanan yang konsisten. Sekolah diposisikan sebagai motor penggerak utama dalam mewujudkan Kota Serang Bersih.

 "Sebulan sekali kita akan pastikan gerakan ini menyentuh masyarakat. Kita punya visi yang tinggi; biarlah jika kita jatuh, kita jatuh di antara bintang-bintang. Tujuannya satu: memastikan budaya bersih ini konsisten hingga sampah benar-benar hilang dari lingkungan kita," tambahnya dengan nada optimis.
 
 Melalui aksi ini, Pemkot Serang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi. Dengan ruang kelas yang teduh dan akses jalan menuju sekolah yang bebas plastik, diharapkan lahir generasi baru yang lebih peduli, tangguh, dan berkarakter.

" Peringatan Hardiknas 2026 di Kota Serang hari ini menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati adalah pendidikan yang mampu memanusiakan manusia dan memuliakan alam sekitarnya," ujarnya (HS/RED)

Penulis : Benies Husaeni

 #KotaSerangBersih #Hardiknas2026 #GemasLibas #PendidikanKarakter #IndonesiaAsri

Keyword:

Kota Serang, Hardiknas 2026, Hari Pendidikan Nasional, Gemas Libas, Dispendbud Kota Serang, Ahmad Nuri, Budi Agis, Kota Serang Bersih, Pendidikan Karakter, Indonesia Asri, Gerakan Bersih Sekolah, Lingkungan Bersih

Share: