18 May 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG – Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia mengajak masyarakat untuk mulai memandang sampah sebagai peluang ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Menurutnya, sampah tidak selamanya menjadi persoalan lingkungan apabila mampu dikelola dengan baik dan kreatif.

Hal tersebut disampaikan Agis saat mengunjungi kegiatan Bank Sampah Digital (BSD) Anggrek di RW 08 Perumnas Ciracas, Sabtu (16/5/2026). Dalam kegiatan itu, ia berdialog langsung bersama warga dan para pegiat lingkungan yang aktif melakukan pengelolaan sampah rumah tangga.

Kehadiran orang nomor dua di Kota Serang itu disambut antusias puluhan ibu rumah tangga yang tergabung dalam BSD Anggrek. Mereka menyampaikan berbagai aspirasi terkait pengembangan bank sampah hingga upaya penguatan ekonomi keluarga melalui pengelolaan limbah rumah tangga.

Menurut Agis, tantangan terbesar dalam persoalan sampah saat ini bukan hanya soal pengangkutan, tetapi bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah.

Ia menilai langkah kecil tersebut memiliki dampak besar terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Kalau sampah hanya dibuang begitu saja, maka akan tetap menjadi masalah. Tetapi ketika dikelola dengan baik, sampah bisa memiliki nilai jual bahkan menjadi sumber penghasilan bagi keluarga. Sampah bisa berubah menjadi emas,” ujar Agis.

Agis juga mengapresiasi kekompakan warga BSD Anggrek yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan bersih sekaligus menghadirkan kegiatan produktif berbasis masyarakat.

Melalui pengelolaan sampah mandiri, warga mampu mengolah berbagai jenis limbah rumah tangga menjadi barang bernilai ekonomis. Aktivitas tersebut bahkan kerap menarik perhatian berbagai kalangan dan dijadikan lokasi studi banding oleh pelajar maupun mahasiswa dari sejumlah daerah.

Menurutnya, keberadaan bank sampah memiliki manfaat besar karena mampu membantu mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Gerakan seperti ini harus terus diperkuat. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung,” katanya.

Selain mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Agis menyebut Pemerintah Kota Serang saat ini terus menggencarkan berbagai program pemberdayaan warga untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Beberapa program yang tengah didorong di antaranya pelatihan keterampilan kerja, pembinaan usaha masyarakat, hingga penempatan tenaga kerja baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Kami ingin masyarakat Kota Serang semakin mandiri dan memiliki peluang penghasilan yang lebih baik. Karena itu pemerintah terus hadir melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga berharap perhatian pemerintah terhadap pengelolaan sampah dan penguatan ekonomi keluarga terus berlanjut agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. (DK/RED)

Keyword:

Nur Agis Aulia, Wakil Wali Kota Serang, Bank Sampah Digital, BSD Anggrek, Bank Sampah Serang, Pengelolaan Sampah, Ekonomi Keluarga

Share: