KOTA SERANG – Setelah berdiri sejak 1980 dan selama puluhan tahun belum tersentuh bantuan pemerintah, Madrasah Diniyah Islamiyah Al-Istiqomah di lingkungan Kepandean, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, akhirnya mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Serang Budi Rustandi.
Perhatian tersebut diwujudkan melalui kunjungan sekaligus pemberian bantuan untuk mendukung perbaikan infrastruktur madrasah yang selama ini digunakan masyarakat untuk kegiatan pendidikan anak-anak.
Kunjungan yang difasilitasi Bagian Prokopim Setda Kota Serang itu berlangsung di RT 05 RW 06 Kepandean, Rabu (2/9/2026).
Usai meninjau kondisi madrasah, Budi Rustandi mengatakan keberadaan Madrasah Diniyah Al-Istiqomah merupakan bagian dari ikhtiar masyarakat dalam menyediakan akses pendidikan keagamaan bagi anak-anak.
Menurutnya, bangunan madrasah berdiri di atas tanah wakaf dan pembangunannya sejak awal merupakan hasil gotong royong masyarakat.
“Sekolah madrasah diniyah di Kepandean ini milik masyarakat dan berada di tanah wakaf yang dibangun oleh masyarakat. Alhamdulillah sekarang berdiri dan ada muridnya pagi dan sore,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, pada pagi hari bangunan tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan taman kanak-kanak (TK), sedangkan sore harinya digunakan untuk pendidikan madrasah diniyah.
Kunjungan itu, kata Budi, berawal dari komunikasi masyarakat Kepandean yang menyampaikan sejumlah kebutuhan perbaikan madrasah kepadanya.
Ia pun memilih datang langsung untuk melihat kondisi bangunan sekaligus memberikan bantuan secara pribadi, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini saya berkunjung atas komunikasi warga Kepandean kepada saya bahwa ada beberapa yang harus diperbaiki. Tentunya sebagai wali kota, karena anggaran pemerintah tidak memadai, saya datang secara pribadi,” katanya.
Budi berharap bantuan tersebut tidak hanya membantu memperbaiki kondisi fisik madrasah, tetapi juga menjadi bagian dari amal dan kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan masyarakat.
Ia juga menyampaikan rencana agar madrasah tersebut dapat masuk dalam asesmen untuk memperoleh dukungan pemerintah pada 2028 mendatang.
“Insyaallah nanti tahun 2028 kita akan membantu sekolah madrasah ini,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, lanjut Budi madrasah tersebut telah berdiri sejak 1980 dan selama itu belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Karena itu, bantuan yang diberikan saat ini disebutnya sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap infrastruktur pendidikan di Kota Serang.
“Yang menggerakkan hati itu Yang Maha Kuasa. Apa yang saya lakukan hari ini adalah bagian dari saya sebagai umat muslim. Ujung-ujungnya manusia akan mati dan yang dipertanggungjawabkan adalah amal perbuatannya. Insyaallah ini menjadi bekal saya nanti di akhirat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Madrasah Al-Istiqomah, Rahmani Tsaufa, mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan dan bantuan yang diberikan Wali Kota Serang.
Ia mengatakan bantuan sebesar Rp30 juta tersebut akan segera dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan sejumlah bagian bangunan madrasah yang kondisinya membutuhkan perhatian.
“Pak Wali memberikan bantuan berupa uang untuk perbaikan madrasah Al-Istiqomah di Kepandean sebesar Rp30 juta. Insyaallah dalam waktu dekat saya akan lanjut perbaikannya, baik untuk ruangan mengaji anak-anak maupun gedung yang ada di depan kita ini,” kata Rahmani.
Rahmani menjelaskan, meski dari luar salah satu bangunan terlihat masih cukup baik, kondisi bagian dalam ternyata sudah mengalami kerusakan, termasuk sejumlah kusen yang mulai keropos.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan aman bagi anak-anak.
“Yang kelihatannya bagus, tetapi dalamnya sudah keropos, termasuk kusen-kusennya. Mudah-mudahan ini menjadi ladang amal buat Pak Wali dan sekaligus manfaatnya buat masyarakat Kepandean,” ujarnya.
Rahmani juga mengapresiasi respons cepat Budi Rustandi setelah menerima informasi mengenai kondisi madrasah.
Menurutnya, hanya dalam hitungan hari sejak informasi disampaikan, Wali Kota Serang langsung merespons dan datang melihat kondisi madrasah secara langsung.
“Saya sangat bangga dan senang sekali terhadap Pak Wali. Baru dikasih informasi langsung direspons secepat itu. Dua-tiga hari langsung direspons,” ungkapnya.
Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Madrasah Al-Istiqomah. Sebab, sejak berdiri pada 1980, baru kali ini madrasah tersebut mendapat perhatian langsung dari kepala daerah yang datang melihat kondisinya.
“Selama kurun waktu dari 1980 belum pernah mendapat bantuan apa-apa, baik dari kabupaten ataupun dari Kota Serang. Baru kali ini, alhamdulillah Pak Wali sudah merespons apa yang diinginkan masyarakat Kepandean,” katanya.
Saat ini, Madrasah Diniyah Al-Istiqomah memiliki sekitar 80 murid madrasah diniyah dan 25 peserta didik TK.
Dengan adanya bantuan tersebut, pengelola berharap perbaikan fasilitas dapat dilakukan secara bertahap sehingga madrasah tetap mampu menjadi ruang belajar dan pembentukan karakter keagamaan bagi generasi muda di lingkungan Kepandean.
Bagi masyarakat setempat, perhatian terhadap madrasah bukan semata soal memperbaiki bangunan. Lebih dari itu, dukungan terhadap Madrasah Al-Istiqomah menjadi upaya menjaga keberlanjutan pendidikan yang selama puluhan tahun tumbuh dari swadaya dan gotong royong masyarakat. ( HS/RED )
Penulis : Benies Husaeni
Keyword:
Pemkot Serang,Wali Kota Serang,Madrasah Diniyah Al-Istiqomah,pendidikan keagamaan Kota Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG