13 Apr 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menjajaki kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam upaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat pra-sejahtera. Program yang dibahas meliputi penyaluran kredit melalui skema Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), Senin (13/4/2026).

Melalui program Mekaar, masyarakat dapat mengakses pinjaman tanpa agunan mulai dari Rp2 juta hingga Rp15 juta. Sementara itu, program ULaMM menawarkan pembiayaan dengan nominal lebih besar, yakni Rp50 juta hingga Rp200 juta.

Manager Supporting PNM Cabang Serang, Yayah Inayah, mengungkapkan bahwa program ini memberikan berbagai kemudahan, khususnya bagi pelaku usaha pemula. Ia menyebut, pinjaman Mekaar dapat diajukan meskipun calon debitur belum memiliki usaha, dengan syarat pemohon adalah perempuan.

“Pinjaman Mekaar tanpa agunan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin memulai usaha. Nilainya mulai Rp2 juta sampai Rp15 juta,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengajuan Mekaar dilakukan secara berkelompok yang terdiri dari 7 hingga 30 orang, meskipun pinjaman tetap atas nama masing-masing individu. Sistem pembayaran dilakukan secara mingguan melalui petugas resmi.

“Untuk ULaMM pengajuannya perorangan, sedangkan Mekaar wajib berkelompok. Namun jenis usaha setiap anggota tetap bisa berbeda,” jelasnya.

Selain pembiayaan, PNM juga menyediakan pendampingan usaha bagi nasabah, mulai dari pelatihan pengemasan produk hingga strategi pemasaran. Hal ini dilakukan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Sebagai BUMN yang fokus pada pemberdayaan UMKM, PNM juga menyalurkan pembiayaan kepada berbagai sektor, termasuk komunitas pengelola bank sampah.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat yang ingin memulai usaha namun terkendala modal.

“Program ini sangat baik karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pinjaman meski belum memiliki usaha, serta didukung dengan pendampingan,” kata Agis.

Pemkot Serang, lanjutnya, juga akan mengkaji kemungkinan pemberian subsidi bunga agar beban masyarakat semakin ringan dan akses kredit semakin mudah.

“Kami akan upayakan adanya subsidi bunga agar masyarakat lebih terbantu,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan akses permodalan bagi masyarakat Kota Serang semakin luas dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan.

Agis pun mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan pinjaman secara bijak dan produktif.

“Gunakan dana tersebut sebaik mungkin meskipun tanpa agunan,” tutupnya.(DK/RED)

Penulis : Denny

Keyword:

pemkot serang,Wakil Wali Kota Serang,UMKM

Share: