KOTA SERANG – Dedikasi tanpa batas waktu ditunjukkan oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi. Di saat sebagian besar warga mulai beristirahat, orang nomor satu di Kota Serang ini justru berjibaku di lapangan demi memastikan pelayanan publik dan keselamatan warganya terjamin.
Peristiwa dramatis ini terjadi pada Rabu malam, 23 April 2026. Awalnya, Budi sedang menyisir jalanan kota untuk meninjau titik-titik Penerangan Jalan Umum (PJU). Namun, sebuah pesan WhatsApp yang masuk pada pukul 22.00 WIB mengubah rute perjalanannya seketika.
Laporan tersebut datang dari seorang warga yang mengeluhkan hambatan pelayanan medis di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP). Tanpa pikir panjang, Budi langsung memacu kendaraannya menuju rumah sakit.
“Malam ini saya sempat cek PJU. Saat di jalan, saya dapat laporan ada pasien yang kesulitan di RSDP. Langsung saya meluncur ke sini,” tegas Budi dengan nada sigap.
Setibanya di lokasi, ia mendapati Suhendra, warga Lingkungan Sayabulu, yang belum mendapatkan ruang perawatan intensif sejak pagi hari lantaran kendala kapasitas ruangan yang penuh. Memahami kondisi kritis pasien, Budi langsung berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mencari solusi tercepat.
“Pasien ini tulang punggung keluarga. Semoga cepat sembuh dan bisa kembali beraktivitas untuk menafkahi keluarganya,” doa Budi.
Keluarga pasien, melalui Misriah (ibu kandung Suhendra), menceritakan ketegangan yang mereka alami. Suhendra yang terjatuh saat bekerja mengalami luka serius di bagian kepala dan telah tertahan di rumah sakit sejak pukul 10.00 WIB.
"Saya bingung, dari jam 10 pagi sampai jam 11 malam belum juga dapat ruangan. Katanya penuh," ungkap Misriah dengan mata berkaca-kaca.
Ketegangan itu mencair saat sosok Wali Kota hadir di tengah mereka. Berkat intervensi langsung sang pemimpin daerah, hambatan birokrasi dan ketersediaan ruang berhasil teratasi. Suhendra pun langsung dipindahkan ke ruang ICU untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Aksi turun lapangan di tengah malam ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan bukti nyata kehadiran negara di saat rakyatnya merasa buntu. Misriah tak henti-hentinya mengucap syukur atas bantuan spontan tersebut.
“Terima kasih sekali, Pak Wali Kota mau datang malam-malam membantu kami yang sedang kesusahan,” pungkasnya.
Perlu disampaikan Kejadian ini menjadi pengingat bagi jajaran pelayanan publik di Kota Serang bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama yang tidak boleh terhalang oleh jam kerja maupun tumpukan birokrasi. ( HS/RED )
Penulis : Benies Husaeni
Keyword:
Pemkot Serang,Wali Kota Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG