KOTA SERANG – Kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri kini tengah bersolek. Sebuah proyek prestisius berupa Gelanggang Olahraga (GOR) Bulu Tangkis senilai Rp3,9 miliar sedang dalam tahap konstruksi intensif. Tak sekadar membangun fisik, proyek ini berada di bawah pengawasan ketat aparat penegak hukum guna menjamin kualitas dan transparansi tanpa celah.
Pembangunan GOR ini bukan tanpa alasan. Kehadirannya diproyeksikan sebagai pengganti fasilitas olahraga di Alun-alun Kota Serang yang akan segera dibongkar demi penataan kawasan kota yang lebih rapi.
Hal itu disampaikan oleh Ka. Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi saat diwawancarai, Rabu (6/5/2026).
"Fasilitas pengganti harus siap sebelum yang lama dibongkar. Jadi, saat penataan Alun-alun berjalan, atlet dan masyarakat sudah punya rumah baru di kawasan stadion," kata zeka
Di atas lahan seluas 600 meter persegi, lanjut zeka GOR ini dirancang tidak hanya untuk sekadar latihan harian, melainkan siap menyelenggarakan turnamen level tinggi.
Ia menjelaskan Kapasitas GOR nanti itu terdiri dari 3 Lapangan Bulu Tangkis sekaligus dan Standar yang Mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).
Kemudian, lanjutnya Fasilitas Ruang ganti eksklusif dan toilet terpisah untuk laki-laki dan perempuan dan Fungsi digunakan untuk kejuaraan resmi tingkat nasional.
Menariknya, Disparpora Kota Serang mengambil langkah preventif dengan menggandeng Kejaksaan Negeri Serang. Sejak ketukan palu perencanaan hingga pengawasan di lapangan, korps adhyaksa tersebut ikut memantau agar tidak ada penyimpangan harga maupun spesifikasi teknis.
"Kami ingin semua sesuai koridor hukum. Masukan dari Kejaksaan memastikan pelaksanaan tetap on-track sesuai standar satuan harga dan dokumen kontrak," tambah Zeka.
Hingga awal Mei 2026, denyut pembangunan terus terasa. Tim teknis di lapangan, Abda, mengungkapkan bahwa progres fisik saat ini berada di angka 20%.
Ia menambahkan Fokus Pekerjaan Konstruksi Pondasi & Persiapan Struktur ditargetkan rampung pada bulan Agustus 2026. Adapun struktur utama interior akan rampung pada September 2026 (deadline akhir).
"Saat ini tenaga kerja fokus pada pondasi. Begitu masuk ke tahap struktur utama, jumlah pekerja akan kami tambah untuk mengejar target penyelesaian Agustus mendatang," jelas Abda optimis. (HS/RED)
Penulis: Benies Husaeni
Keyword:
Pemkot Serang,Wali Kota Serang,Disparpora Kota Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG