KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan dengan menitikberatkan pada akurasi data dan pemberdayaan masyarakat. Upaya ini difokuskan untuk membantu kelompok rentan agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyampaikan bahwa salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penerapan sistem pendataan satu pintu. Sistem ini dinilai penting untuk memastikan seluruh bantuan dan program pemerintah tepat sasaran.
“Pendataan yang terintegrasi akan membuat intervensi pemerintah lebih efektif dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Agis, Selasa (31/3/2026).
Selain itu, Pemkot Serang juga terus mengembangkan berbagai program berbasis masyarakat. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan, penguatan pelaku UMKM, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal di masing-masing wilayah.
Agis menilai, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Dengan dilibatkan secara langsung, masyarakat tidak hanya menerima manfaat, tetapi juga berperan sebagai penggerak peningkatan kesejahteraan.
“Ketika masyarakat ikut terlibat, hasilnya akan lebih berkelanjutan dan berdampak nyata,” katanya.
Di sisi lain, Pemkot Serang turut mendorong kolaborasi dengan sektor swasta. Keterlibatan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui program CSR, pelatihan tenaga kerja, hingga penciptaan lapangan kerja.
“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menyelesaikan persoalan kemiskinan,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Serang optimistis dapat menekan angka kemiskinan secara bertahap sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ke depan, kami ingin masyarakat lebih mandiri dan sejahtera,” tutup Agis. DK/RED
Penulis : Denny
Keyword:
pemkot serang,Wali Kota Serang ,Wakil Wali Kota Serang,UMKM
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG