KOTA SERANG – Komitmen penataan infrastruktur di Ibu Kota Provinsi Banten memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi meninjau rencana pembangunan strategis ruas jalan Kaligandu-Terondol, Kamis (30/4/2026).
Langkah ini menjadi jawaban nyata atas keluhan warga mengenai kondisi jalan yang rusak dan kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut.
Peninjauan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Dede Apriandhi. Kehadiran mereka di lokasi "terowongan viral" arah Sawah Luhur tersebut merupakan instruksi langsung dari Gubernur Banten, Andra Soni, yang merespons cepat aduan masyarakat.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyatakan rasa optimisnya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, penataan infrastruktur adalah kunci utama dalam menarik wisatawan dan meningkatkan martabat Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi.
"Perasaan saya senang banget. Ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Kota, Provinsi, hingga visi Pemerintah Pusat. Penataan kota harus diutamakan sedini mungkin untuk menciptakan ikon-ikon baru," ujar Budi Rustandi.
Wali Kota Budi Rustandi juga menambahkan bahwa pembangunan ini sejalan dengan rilis proyek strategis lainnya seperti Royal Baroe dan penataan Alun-alun.
"Sinergi dengan Gubernur Andra Soni dianggap sebagai mesin penggerak kesuksesan pembangunan di Kota Serang tahun ini," ujarnya
Sebelumnya, Sekda Banten, Dede Apriandhi, menegaskan bahwa Pemprov Banten tidak ingin sekadar memberikan solusi jangka pendek. Mengingat tingginya frekuensi kendaraan di jalur Terondol, diputuskan bahwa jalan tersebut akan diperbaiki menggunakan skema beton.
Adapun poin-poin utama rencana pembangunan yang akan dilaksanakan pada APBD Perubahan 2026:
Ruas Terondol (Arah Sawah Luhur): Akan dibangun jalan beton sepanjang 1 kilometer pada tahap awal. Penggunaan beton dipilih agar jalan lebih tahan lama terhadap beban kendaraan yang padat.
Ruas Jalan Sayabulu (Tembus Sempu-Karundang): Akses utama perumahan ini juga masuk dalam daftar perbaikan dengan skema hotmix mengingat karakteristik lalu lintasnya yang berbeda.
Estimasi Waktu: Pengerjaan ditargetkan mulai berjalan pada kisaran Oktober – November 2026.
"Wajarlah masyarakat mengeluh, dan itu tugas kami untuk bergerak cepat. Walaupun anggaran provinsi terbatas, kepedulian Pak Gubernur melalui koordinasi dengan kami tetap menjadi prioritas," pungkas Dede Apriandhi.
Perlu disampaikan dengan infrastruktur yang lebih mumpuni, mobilitas warga diharapkan semakin lancar dan roda ekonomi lokal di sekitar wilayah Terondol hingga Sayabulu dapat tumbuh lebih pesat. Pemkot dan Pemprov Banten kini membuktikan bahwa suara masyarakat adalah kompas utama dalam kebijakan pembangunan. (HS/RED)
Penulis : Benies Husaeni
Keyword:
Pemkot Serang, Pemprov Banten, Budi Rustandi, Andra Soni, Infrastruktur Serang, Jalan Kaligandu Terondol, Jalan Sayabulu, APBD Perubahan 2026, Betonisasi Jalan, Banten
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG