10 Apr 2026
WIB
Berita Pemerintah

KOTA  SERANG – Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti kunjungan lapangan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, pada Jumat (10/4/2026). Di tengah puing-puing bangunan dan harapan yang sempat pupus, Pemerintah Kota Serang hadir membawa bantuan nyata bagi warga yang terdampak bencana rumah roboh di tiga titik lokasi berbeda.

 Kunjungan yang diinisiasi oleh bagian Kesra Setda Kota Serang ini menyasar tiga wilayah utama:

 Kp. Pulojajar, Kel. Banjarsari, Kec. Cipocok Jaya.

 Kp. Warung Pasar, Kel. Warung Jawud, Kec. Kasemen.

 Kp. Masigit Etan, Kel. Mesjid Priyayi, Kec. Kasemen.

 Kedatangan orang nomor satu di Kota Serang ini disambut riuh rendah yel-yel warga. Tak sekadar kunjungan formal, momen ini menjadi ajang bagi warga untuk berinteraksi langsung, berswafoto, hingga menyampaikan aspirasi. Keluhan mengenai perbaikan sanitasi, drainase, hingga pengerukan sedimentasi diserap langsung oleh Wali Kota di lapangan.

 "Intinya kami pemerintah daerah berupaya mengurangi beban masyarakat. Kami ingin warga benar-benar merasakan bahwa Pemerintah Kota Serang hadir dan selalu ada di saat sulit," tegas Budi Rustandi.

Dikatakan Budi , bantuan yang disalurkan bersifat tunai dan non-tunai (sembako) Bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kota Serang. Adapun Besaran bantuan ditentukan berdasarkan klasifikasi kerusakan:

 Kerusakan Berat: Bantuan tunai langsung sebesar Rp10.000.000.

 Kerusakan Ringan: Bantuan tunai sebesar Rp5.000.000.

 Untuk memastikan dana digunakan tepat sasaran, Budi menegaskan bahwa proses pembangunan kembali akan diawasi langsung oleh pengurus RT, RW, hingga Lurah setempat.

 Salah satu momen paling menyentuh terjadi di Kampung Pulojajar saat Wali Kota menemui Ibu Sainah. Sambil terisak, wanita yang sehari-harinya menyambung hidup sebagai pencari barang rongsokan ini mengaku sangat terbantu.

 "Terima kasih Bapak Wali atas bantuannya. Doanya semoga panjang umur dan sukses selalu," ucapnya sambil menyeka air mata. 

Baginya, bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah yang pertama kali ia rasakan secara langsung seumur hidupnya.

 Kisah serupa datang dari Ibu Rohani (80) di Kampung Warung Pasar. Hidup sebatang kara di usia senja, bantuan ini menjadi secercah harapan baginya untuk kembali memiliki hunian yang layak setelah puluhan tahun menanti perhatian.

 Selain bantuan tanggap darurat ini, Budi Rustandi juga membawa kabar segar bagi warga Kota Serang. Saat ini, pemerintah daerah tengah memproses bantuan rehabilitasi sebanyak 640 unit rumah dari pemerintah pusat.

 Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Serang untuk mengentaskan masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. (HS/RED)

Penulis : Benies Husaeni

 

 

Keyword:

pemkot serang,Wali Kota Serang , RTLH Serang

Share: