Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmat: berharap Pernikahan anak di bawah umur di Kota Serang bisa turun.

Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmat: berharap Pernikahan anak di bawah umur di Kota Serang bisa turun.

Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmat: berharap Pernikahan anak di bawah umur di Kota Serang bisa turun.

SERANG,- Pencegahan perkawinan anak dan deklarasi stop perkawinan anak serta penandatanganan komitmen bersama dalam pencegahan perkawinan anak dan penguatan layanan pemenuhan hak anak, sejatinya merupakan bagian upaya dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota dalam melakukan pencegahan perkawinan anak di usia muda.

Anak merupakan karunia dari Allah SWT yang mesti di perhatikan dan dijaga dengan sekuat tenaga demi keberlangsungan masa yang akan datang. Selain itu, anak juga merupakan aset bangsa dan Negera yang mesti dilakukan upaya untuk memaksimalkan potensi dan keberlangsungannya.

Hal itu disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) wali kota Serang Yedi Rahmat dalam sambutannya, di gedung PKK, Senin (10/6/24).


"anak adalah karunia Allah dan bagian dari aset bangsa. Oleh karena itu mari kita jaga potensi dan keberlangsungan dimasa yang akan datang," ucap Pj wali kota Serang Yedi Rahmat

"Pernikahan anak di provinsi Banten cukup tinggi. Dengan adanya kegiatan ini mudah-mudahan perkawinan di kota Serang bisa di cegah dan bisa diturunkan," lanjutnya

selanjutnya, ia mengatakan dalam acara penandatanganan komitmen bersama dalam pencegahan perkawinan anak dan penguatan layanan pemenuhan hak anak, bisa ikut berupaya mensosialisasikan terhadap masyarakat Kota Serang.

"Jadi kami bersama pak anton dan ibu kadis juga mensosialisasikan bahwa pernikahan itu sesuai dengan undang-undang usia 19 tahun. Kami harapkan bantuan dan sosialisasinya dari kawan-kawan media juga untuk menggencarkan bahwa pernikahan itu harus usia 19 tahun," harap Pj wali kota Serang Yedi Rahmat

"karena kalau dibawah itu dampaknya sangat memprihatikan. Kemarin ada salah satu contoh di lapangan menemukan usia perkawinan anak yang pada usia 14 tahun sudah menikah dan anaknya berdampak terkena stunting. Kami melihat sendiri, kami menggendong sendiri anak itu salah satunya di kecamatan kasemen. Maka kami selaku pemerintah kota mengingatkan agar pencegahan pernikahan usia dini lebih ditingkatkan, karena menghindari keturunan yang berdampak stunting itu. Itu harapan besar kami," tutup Pj wali kota Serang Yedi Rahmat. (HS/RED)

 

Penulis artikel : Benies Husaeni, M.Pd