Memastikan Pembiayaan Stunting di Provinsi Banten, Ketua TPPS Virgojanti Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Banten siapkan 600milar lebih

Memastikan Pembiayaan Stunting di Provinsi Banten, Ketua TPPS Virgojanti Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Banten siapkan 600milar lebih

Memastikan Pembiayaan Stunting di Provinsi Banten, Ketua TPPS Virgojanti Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Banten siapkan 600milar lebih

SERANG,- Dalam rangka melaksanakan amanah pemerintah pusat untuk melakukan intervensi serentak di bulan Juni dalam rangka upaya pencegahan Stunting di seluruh daerah.

Pemerintah provinsi Banten menggelar acara Gerakan Serentak Cegah dan Tanggulangin Stunting (Gertak Cetting) provinsi Banten bertempat di Gedung Pramuka Kwarcab kota Serang Jl. Kolonel TB. Suwandi Lingkar Selatan Cikulur, Selasa 11 Juni 2024.

Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS) Provinsi Banten yang juga Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti menyampaikan, dalam rangka tindak lanjut hal tersebut provinsi Banten dan kabupaten/kota secara sinergi melaksanakan aksi serentak dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian Stunting di provinsi Banten

Pada tahun 2024, kata Virgojanti merupakan tahun yang sangat penting bagi semua pihak dalam melakukan upaya pencegahan di provinsi Banten.

"kita semua memiliki peranan penting berkaitan dengan Upaya pencegahan Stunting di provinsi Banten. Karena tahun ini diharapkan tingkat prevalensi Stunting untuk seluruh Indonesia diharapkan mencapai 14persen. Oleh sebab itu, melalui bapak wakil presiden telah dilakukan rapat koordinasi serta Seluruh gubernur, kementerian lembaga yang terkait dalam upaya penanganan Stunting melakukan berbagai kegiatan intervensi melalui 10 pasti. Kegiatan pencanangan inipun tentunya sangat berkaitan dengan Upaya aksi Serentak bersama pencegahan Stunting dimana beberapa kegiatan nya melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi dan intervensi bagi seluruh ibu hamil dan bayi di bawah 5 tahun secara berkelanjutan," jelas Virgojanti

Adapun langkah-langkah 10 pasti tersebut, lanjut Virgojanti adalah yang pertama, memastikan telah dilakukan pendataan terhadap seluruh ibu hamil dan balita, kedua memastikan seluruh ibu hamil dan balita datang ke posyandu, dan yang ketiga memastikan alat Antropometri terstandar tersedia di posyandu.

Kemudian, ia menjelaskan yang keempat bahwa seluruh kader posyandu memiliki keterampilan dalam penimbangan dan pengukuran serta melakukan penyuluhan kepada ibu hamil dan balita, dan yang kelima memastikan penimbangan dan pengukuran dengan alat standar, serta yang keenam meminta memastikan intervensi pada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi,

Selanjutnya, yang ketujuh bumil dan balita diberikan edukasi di posyandu, dan kedelapan melakukan pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran serta intervensi diminta pada hari itu juga untuk masuk dalam sistem informasi E-PPGM di hari yang sama,

Kemudian, yang kesembilan memastikan dilakukannya monitoring, evaluasi terhadap investasi serentak, dan yang terakhir kesepuluh memastikan ketersediaan pembiayaan pelaksanaan intervensi serentak termasuk rujukan kasus ke fasilitas kesehatan yang tersedia di setiap wilayah.

"tentunya dengan tugas kita di pemerintah daerah yang lebih penting adalah memastikan pembiayaan, dan Alhamdulillah untuk provinsi Banten kita siapkan 600milar lebih dalam rangka mengatasi Stunting di provinsi Banten," pungkasnya Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS) Provinsi Banten yang juga Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti. (HS/RED)