KOTA SERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang bergerak cepat merespons dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Kasemen. Sejumlah petugas medis disebar ke beberapa titik lokasi terdampak banjir guna memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau dan tertangani dengan baik.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanudin, saat mendampingi Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, meninjau lokasi banjir di Kampung Batu Amben, Kelurahan Magaluyu, Kecamatan Kasemen, Minggu (4/1/2026).
Ahmad Hasanudin mengatakan, penyebaran petugas medis dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan yang kerap muncul akibat bencana banjir. Mulai dari penyakit kulit, diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga keluhan kesehatan lainnya yang rentan dialami warga terdampak.
“Kita sudah terjunkan petugas medis ke sejumlah titik pengungsian maupun wilayah yang masih tergenang air. Tujuannya agar warga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat dan mudah tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan yang jauh, dan tentunya gratis,” ujar Ahmad Hasanudin.
Ia menjelaskan, petugas yang diterjunkan berasal dari puskesmas-puskesmas terdekat serta tenaga kesehatan Dinkes Kota Serang. Mereka tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan pengobatan ringan, vitamin, serta edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyakit pascabanjir.
Menurut Ahmad Hasanudin, anak-anak, lansia, ibu hamil, dan warga dengan penyakit bawaan menjadi kelompok prioritas dalam pelayanan kesehatan di lokasi banjir. Oleh karena itu, petugas medis diminta aktif melakukan pemantauan secara door to door di wilayah yang masih sulit diakses.
“Petugas kami juga melakukan jemput bola, mendatangi rumah-rumah warga yang terdampak. Ini penting agar tidak ada warga yang terlewat dan kondisi kesehatannya benar-benar terpantau,” jelasnya.
Selain pelayanan kesehatan, Dinkes Kota Serang juga menyiapkan logistik kesehatan berupa obat-obatan, alat kesehatan, serta perlengkapan penunjang lainnya. Seluruh kebutuhan tersebut dipastikan tersedia dan dapat segera digunakan jika dibutuhkan sewaktu-waktu.
Ahmad Hasanudin menambahkan, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga relawan dan unsur terkait lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting agar penanganan kesehatan warga terdampak banjir dapat berjalan maksimal dan terintegrasi.
“Penanganan banjir ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kami terus berkoordinasi dengan lintas sektor agar pelayanan kesehatan bisa berjalan optimal di lapangan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Hasanudin juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, meskipun berada dalam kondisi banjir. Ia mengingatkan warga agar waspada terhadap potensi penyakit dan segera melapor kepada petugas medis apabila mengalami keluhan kesehatan.
“Kami minta warga tidak ragu untuk memeriksakan kesehatannya. Petugas medis selalu siap membantu dan memberikan pelayanan terbaik,” tutup Ahmad Hasanudin.
Dengan langkah cepat dan responsif ini, Dinas Kesehatan Kota Serang berharap kondisi kesehatan warga terdampak banjir dapat tetap terjaga serta mencegah munculnya kejadian luar biasa penyakit pascabanjir di wilayah Kota Serang.(DK/RED)
Keyword:
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG