KOTA SERANG - Menindaklanjuti arahan Wali Kota Serang Budi Rustandi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Serang Nofriady Eka Putra melakukan peninjauan langsung ke tiga lokasi perumahan yang terdampak banjir pada Jumat (2/1/2026) malam.Â
Lokasi yang dikunjungi adalah BTN Karangantu (Kecamatan Kasemen), Perumahan Lebak Indah (Kelurahan Terondol, Kecamatan Serang), dan Perumahan Puri Keraton (Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen).
Dalam peninjauan tersebut, Nofri sapaan akrabnya melihat kondisi lapangan secara langsung dan mengidentifikasi penyebab banjir yang terkait erat dengan sistem drainase.Â
"Hasil pemantauan menjadi dasar pendataan dan perencanaan penangan kedepan," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Kota Serang Mufasir mengungkapkan bahwa di BTN Karangantu, khususnya Perumahan Mina Bakti, banjir merendam sekitar 235 rumah warga.Â
Sementara di Perumahan Lebak Indah, lanjut nya  banjir dipicu oleh luapan sungai yang diperparah kondisi drainase yang belum memadai serta aliran air dari badan jalan yang langsung menuju sungai.Â
"Saat ini air di kawasan tersebut sudah surut dan Kondisi paling parah terjadi di Perumahan Puri Keraton, di mana hampir seluruh rumah terdampak dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa," jelasnya
Mufasir juga menjelaskan penyebab utama banjir di ketiga lokasi adalah buruknya sistem drainase dan aliran air, sehingga air hujan mudah meluap.
"Posisinya drainase kurang, lalu buangan air dari jalan raya langsung ke sungai. Saat debit naik, air sungai meluap ke perumahan," ujarnya.
Seluruh temuan di lapangan, kata dia telah didata untuk menjadi dasar perbaikan dan penanganan ke depan.Â
"Kami mendata permasalahan di setiap perumahan supaya jelas kekurangannya di mana, sehingga nantinya bisa dilakukan perbaikan," tambah Mufasir. (HS/RED)
Â
Sumber: RRI BantenÂ
Â
Dokumentasi: Laman Ig resmi DPKP Kota Serang @dpkp_kotaserang
Keyword:
Banjir Kota Serang,Drainase,Kota Serang
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG