29 Jan 2026
WIB
Berita Pemerintahan

KOTA SERANG, - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) resmi menuntaskan rangkaian program prioritas infrastruktur strategis Tahun Anggaran 2025. Capaian ini ditandai dengan peresmian gedung baru Kantor Kelurahan Kiara dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kecamatan Walantaka pada Kamis (29/1).
 
Wali Kota Serang, Budi Rusatandi menyatakan bahwa selesainya pembangunan gedung permanen tersebut menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat setempat. 

Sebelumnya, kata Budi pelayanan publik di wilayah tersebut terkendala akibat tidak adanya fasilitas yang representatif.
 
"Hari ini masyarakat bisa melihat langsung hasil dari perjuangan bersama, yaitu pembangunan permanen ini," ucapnya. 

Budi berharap peningkatan kualitas fisik bangunan dapat berdampak positif pada kinerja aparatur pemerintah.
 
"Fasilitas yang memadai harus mampu mempermudah warga dalam mengurus administrasi kependudukan maupun mendapatkan akses kesehatan dasar," tambahnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanudin melaporkan bahwa pihaknya berhasil mengoperasikan delapan unit Puskesmas Pembantu (Pustu) baru sepanjang tahun 2025. 

Pembangunan setiap unit, kata dr. Hasan sapaan akrabnya itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat dengan biaya sekitar Rp 750 juta.
 
Delapan Pustu tersebut, tambahnya tersebar di wilayah Cibendung, Pager Agung, Kalodran, Kiara, Pipitan, Tegalsari, Teritih, dan Cipocok Jaya, dengan lokasi didominasi di Kecamatan Walantaka.
 
"Seluruh bangunan menggunakan desain prototipe standar nasional untuk mendukung program Integrasi Layanan Primer (ILP)," jelas dr. Hasan.
 
Menurutnya, dari 25 titik yang diusulkan, hanya delapan lokasi yang disetujui Kementerian karena memenuhi persyaratan administrasi, khususnya status lahan yang memiliki sertifikat resmi atau berstatus clear and clean.
 
Layanan di Pustu baru, tambahnya kini terbuka untuk umum dengan dukungan tenaga bidan dan perawat dari Puskesmas induk. 

"Masyarakat pemegang BPJS Kesehatan dapat mengakses layanan medis dasar dan konsultasi secara gratis di fasilitas tersebut," ujar Hasan.
 
Sebelumnya, Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kota Serang Dadan Priatna merinci bahwa pihaknya telah menyelesaikan pembangunan lima gedung kantor kelurahan sepanjang tahun 2025, meliputi Kiara, Sayar, Margaluyu, Cilowong, dan Kalanganyar.
 
Khusus untuk Kantor Kelurahan Kiara, pembangunan menelan biaya sekitar Rp 1,4 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang, terpisah dari anggaran pembangunan Pustu yang berada di lokasi yang sama.
 
Selain pembangunan baru, DPUPR juga melakukan rehabilitasi berat terhadap sejumlah aset pemerintah yang rusak, seperti Gedung Kecamatan Curug dan Kantor Kelurahan Serang. "Perbaikan difokuskan pada penggantian struktur atap yang sudah bocor dan tidak layak pakai dengan menggunakan material baja ringan," jelas Dadan. (HS/RED)

 

Penulis artikel : Benies Husaeni

Keyword:

Pemkot Serang,Kota Serang,Infrastruktur 2025,Program Infrastruktur Strategis,Wali Kota Serang

Share: