16 Feb 2026
WIB
Berita Pemerintahan

KOTA SERANG – Pemerintah menyiapkan lima jalur keberangkatan kapal ferry untuk penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Sumatera pada arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kebijakan tersebut terungkap dalam kunjungan kerja Menteri Perhubungan RI sekaligus Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (16/2/2026).

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan bahwa lima jalur tersebut disiapkan untuk mengurai kepadatan sekaligus mengantisipasi lonjakan pemudik yang setiap tahun mengalami peningkatan signifikan.

“Lebaran tahun 2026 ini kita akan menyiapkan lima jalur keberangkatan arus mudik Lebaran Jawa–Sumatera,” ujar Dudy.

Adapun lima jalur penyeberangan yang disiapkan yakni:

1. Rute Merak–Bakauheni

2. Ciwandan–PT Wijaya Karya Beton

3. Ciwandan–Bakauheni

4. BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu

5. PT Krakatau Bandar Samudera–Panjang (sebagai langkah kontingensi)

Untuk mendukung operasional kelima jalur tersebut, pemerintah bersama operator penyeberangan telah menyiapkan total 87 unit kapal.

Pada lintasan utama Merak–Bakauheni, PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan sebanyak 67 unit kapal. Sementara untuk jalur Ciwandan–PT Wijaya Karya Beton disiapkan 7 unit kapal, Ciwandan–Bakauheni 5 unit kapal, BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu 6 unit kapal, serta 2 unit kapal pada jalur PT Krakatau Bandar Samudera–Panjang sebagai jalur kontingensi.

Dudy menegaskan, skema lima jalur ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memastikan arus mudik berjalan aman, lancar, dan terkendali, khususnya pada jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia, yakni Jawa–Sumatera.

Menurutnya, Provinsi Banten merupakan daeah yang cukup tinggi saat arus mudik dan balik lebaran.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan wali kota se-Provinsi Banten guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Pemerintah berharap, dengan kesiapan armada dan pembagian jalur yang lebih variatif, kepadatan ekstrem seperti tahun-tahun sebelumnya dapat diminimalisir.(DK/RED)

Keyword:

ramadhan,Kota Serang,Pemkot Serang

Share: