KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kebutuhan pangan warga terdampak banjir di Kecamatan Kasemen terpenuhi dengan baik. Ribuan makanan siap santap berhasil didistribusikan kepada para korban banjir yang hingga kini masih bertahan di rumah masing-masing maupun lokasi pengungsian, Minggu (4/1/2026).
Distribusi bantuan makanan siap saji tersebut dilakukan melalui dapur korban bencana banjir yang didirikan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Kecamatan Kasemen.
Dapur umum ini menjadi pusat pengolahan dan pendistribusian bantuan pangan bagi warga terdampak banjir yang melanda sejumlah kelurahan di wilayah Kasemen.

Berdasarkan data sementara dari petugas di lapangan, hingga pendistribusian yang dimulai sejak pukul 08.49 WIB, sebanyak 1.697 porsi makanan siap santap telah disalurkan kepada warga terdampak banjir di berbagai titik. Jumlah tersebut masih terus bertambah, seiring permintaan dari warga di lokasi-lokasi yang hingga saat ini masih tergenang air.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, turun langsung ke lokasi dapur bencana banjir Kasemen. Ia didampingi jajaran BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta unsur terkait lainnya guna memastikan seluruh proses mulai dari penyajian hingga pendistribusian makanan berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Kehadiran orang nomor dua di Kota Serang itu juga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada satu pun warga terdampak banjir yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya, khususnya makanan.
Sebelum makanan siap saji didistribusikan kepada warga, Wakil Wali Kota Serang terlebih dahulu menyempatkan diri mencicipi menu makanan yang dimasak di dapur korban bencana banjir Kasemen. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung guna memastikan makanan yang akan dibagikan benar-benar layak konsumsi, higienis, serta memiliki cita rasa yang baik.
“Rasanya sangat enak,” ujar Nur Agis Aulia sambil tersenyum, di sela-sela mencicipi menu makanan yang akan dibagikan kepada warga terdampak banjir.
Menurut Agis, kualitas makanan menjadi hal penting yang harus diperhatikan, sebab makanan tersebut akan langsung dikonsumsi oleh masyarakat, termasuk anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Oleh karena itu, Pemkot Serang memastikan bahan baku yang digunakan aman, proses pengolahan bersih, serta distribusinya dilakukan secepat mungkin agar makanan tetap dalam kondisi layak santap.

Pemkot Serang juga menegaskan bahwa pendistribusian bantuan makanan siap saji akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama masa tanggap darurat banjir. Pemerintah daerah berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih dan warga dapat kembali beraktivitas secara normal.
Pantauan di lokasi dapur bencana menunjukkan, bantuan berupa bahan pokok dan sembako terus berdatangan dari berbagai pihak. Bantuan tersebut berasal dari Pemprov Banten, organisasi sosial, relawan, komunitas, hingga partisipasi masyarakat. Seluruh bantuan yang masuk kemudian dikelola dan diolah di dapur bencana banjir Kota Serang untuk dimasak dan disajikan sebelum akhirnya didistribusikan kepada para korban banjir di Kecamatan Kasemen.
Usai meninjau dapur umum, Wakil Wali Kota Serang melanjutkan agenda kemanusiaannya dengan menyapa langsung warga Kampung Batu Amben, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen. Di wilayah tersebut, genangan banjir masih terlihat cukup tinggi dan merendam rumah-rumah warga, sehingga aktivitas masyarakat sangat terbatas.
Dengan berjalan kaki, Nur Agis Aulia menyusuri gang-gang sempit di permukiman warga sambil membagikan langsung makanan siap saji kepada masyarakat. Kehadiran Wakil Wali Kota Serang di tengah-tengah warga terdampak banjir sontak disambut antusias. Warga tampak gembira dan terharu karena makanan siap santap diantarkan langsung oleh kepala daerahnya.
Aksi berbagi makanan siap santap ini dinilai sangat tepat, mengingat sebagian besar peralatan dapur milik warga masih terendam air banjir. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan untuk mengolah bahan makanan sendiri meskipun bantuan sembako telah diterima.
“Terima kasih Pak Budi, Pak Agis (Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang) atas makanannya yang telah dikirimkan,” teriak sejumlah emak-emak yang berkumpul saat menerima bantuan.
Menanggapi hal tersebut, Nur Agis Aulia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan seluruh warga terdampak banjir tidak mengalami kelaparan. Ia memastikan stok makanan aman dan distribusi akan terus dilakukan baik dengan sistem pengambilan maupun pengantaran langsung ke lokasi-lokasi terdampak.
.jpg)
“Intinya jangan ada yang kelaparan. Warga kita harus tetap terpenuhi kebutuhannya. Makanan sudah disiapkan, tinggal disantap, bisa diambil atau nanti diantar ke rumah-rumah warga,” tegas Agis.
Pemkot Serang berharap, dengan kolaborasi seluruh pihak, penanganan dampak banjir di Kecamatan Kasemen dapat berjalan maksimal. Selain bantuan pangan, pemerintah juga terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga, pendataan kerusakan, serta menyiapkan langkah-langkah lanjutan pasca banjir demi mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.
Kadinsos Kota Serang, M Ibra Gholibi mengatakan, sebanyak 12 ribu paket makanan siap santap bagi korban banjir Kasemen diproduksi setiap harinya di dapur BPBD Kota Serang.
Menurutnya, tidak hanya makanan, Pemkot Serang juga mendistribusikan minuman mineral bagi para korban, mengingat ketersediaan air bersih pasti akan terganggu selam situasi banjir. (DK/RED)
Keyword:
banjir, kasemen,kota serang,pemkot serang,wakil wali kota serang,nur agis aulia
Share:
Tag
Categories
More News
PEMERINTAH KOTA SERANG