KOTA SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat. Hingga 16 September 2026, sebanyak 15 dari total 17 proyek betonisasi jalan yang dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang telah rampung.
Belasan proyek tersebut tersebar di sejumlah kawasan, di antaranya Taktakan, Walantaka, Jengkol, Kaloran, dan Kebedilan. Peningkatan kualitas jalan ini diarahkan untuk memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses yang lebih aman menuju pusat-pusat aktivitas masyarakat.
Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan dua proyek betonisasi yang tersisa saat ini berada pada tahap akhir penyelesaian.
“Satu ruas jalan di kawasan Jalan 45 masih dalam pengerjaan. Sementara satu titik lainnya sudah selesai secara fisik dan kini menunggu hasil uji mutu laboratorium beton serta proses serah terima sementara,” ujar Iwan.
Menurut Iwan, pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga diharapkan memberikan dampak terhadap berbagai aktivitas warga.
Jalan yang lebih baik, kata dia, dapat membantu memperlancar akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga kawasan perdagangan dan kegiatan ekonomi lainnya.
“Harapannya ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Serang. Keberadaan infrastruktur ini mudah-mudahan bisa mendukung keberlangsungan masyarakat, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga menambah pertumbuhan perekonomian,” jelasnya.
Komitmen terhadap pembangunan infrastruktur juga diproyeksikan berlanjut pada tahun anggaran 2027. Pemkot Serang merencanakan sekitar 35 persen APBD 2027 dialokasikan untuk sektor infrastruktur.
Anggaran tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, serta fasilitas publik di bidang pendidikan dan kesehatan.
Alokasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kesinambungan pembangunan, sehingga peningkatan infrastruktur tidak berhenti pada penyelesaian proyek betonisasi tahun berjalan.
Selain pembangunan jalan, Pemkot Serang juga melanjutkan sejumlah proyek strategis lainnya, termasuk pembangunan Alun-Alun Kota Serang dan Serang Convention Center (SCC).
SCC dikerjakan secara bertahap dengan fokus pembangunan saat ini pada pematangan lahan dan area plaza. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan dengan jumlah peserta yang besar.
Iwan menjelaskan, keberadaan SCC nantinya juga diharapkan dapat membantu penataan kegiatan masyarakat di ruang publik Kota Serang.
“Dengan sudah terbangunnya alun-alun, kita akan membatasi kegiatan yang sifatnya besar. Acara hiburan yang menimbulkan massa banyak akan dialihkan ke SCC,” papar Iwan.
Dengan penyelesaian sebagian besar proyek betonisasi serta rencana penguatan anggaran infrastruktur pada 2027, Pemkot Serang menempatkan konektivitas, fasilitas publik, dan penataan ruang sebagai bagian penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Pembangunan tersebut diharapkan tidak sekadar menghasilkan infrastruktur baru, tetapi juga menghadirkan akses yang lebih baik bagi warga serta ruang publik yang mampu menunjang berbagai kegiatan Kota Serang ke depan. ( HS/RED )
Penulis: Benies Husaeni