Sate Bandeng Sebagai Makanan Khas Kota Serang

0
202

Sate Bandeng merupakan bagian dari kuliner peninggalan Kesultanan Banten tepatnya pada pada abad ke 16 pencetus dari makanan ini adalah juru masak kesultanan di karenakan Sultan Banten sangat suka dengan Ikan Bandeng. Namun Ikan Bandeng yang memiliki banyak tulang halus menjadi kendala.Sehingga juru masak bingung saat ingin menyuguhkan hidangan ikan bandeng. Dirinya pun memutar otak untuk meminimalisir duri yang tertanam di daging ikan. Tak habis akal, sang juru masak memukul ikan hingga dagingnya hancur dan terpisah dari kulitnya. Daging yang telah hancur itu kemudian dikeluarkan dengan cara mencabut tulang dari bagian bawah kepala. Hal tersebut untuk membuang duri-duri halus yang terkandung dalam ikan.

Daging ikan kemudian dicampur dengan santan dan bumbu rempah kemudian dimasukan kembali ke dalam ikan. Kulit ikan bandeng yang keras membuat ikan terlihat seperti utuh kembali, setelah itu ikan dibakar. Dengan cita rasa yang sangat nikmat dan gurih makanan ini bukan hanya di perkenalkan ke para tamu untuk menjamu teapi di perkenalkan ke masyarakat luas  Hingga kini cara tersebut masih dipertahankan oleh masyarakat Kota Serang, bahkan sate bandeng telah menjadi ikon yang khas saat berkunjung ke Banten khususnya Kota Serang sebagai ibukota.

Ikan Bandeng atau yang bernama latin Chanos chanos memiliki kandungan omega-3 sebesar 14.2%. Menurut penelitian oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Mutu Perikanan tahun 1996 kandungan omega-3 pada ikan bandeng lebih tinggi jika dibandingkan dengan ikan salmon (2.6%), tuna (0.2%), atau juga ikan sarden dan mackerel (3.9%). Ikan bandeng juga merupakan ikan dengan kandungan protein tinggi, yaitu sebesar 20.38%, sehingga ikan bandeng ini digolongkan dalam daftar makanan bergizi.

sate maul 2

Untuk tempat oleh-oleh sate bandeng banyak sekali di kota serang Sebagai salah satu tempat oleh-oleh adalah sete bandeng Hj. Maryam, yang  ada di jalan Ki Uju Kaujon Tengah Kota Serang , Hj. Maryam  salah satu koki dari kesultan  Banten. Ia  telah turun menurun menjadi 3 generasi usaha melestarikan makanan khas ini sejak tahun 1970 dan sudah terkenal  di sekota serang bahkan banyak artis yang sudah berdatangan seperti artis Dorce Gamalama ,Elvi Sukaesih ,Benu buloe  mampir berkunjung ke sate bandeng Hj. Maryam.  Untuk harga Rp 35.000 jika pakai kemasan dan untuk yang tidak pakai kemasan Rp. 33.000. Sate bandeng mampu menjual 270 hingga 300 ekor sate bahkan ia mampu menjual lebih dari ituu di hari-hari besar atu event-event tertentu.

Di pusat oleh-oleh kawasan Kota Serang juga  banyak yang menjual sate bandeng sebagai hidangan untuk dibawa pulang. Sate bandeng bisa tahan hingga mencapai tiga hari, hal ini membuat para pecinta kuliner sering menjadikan sate ini sebagai buah tangan untuk keluarga. Penulis: Maulida

LEAVE A REPLY

Please enter your name here
Please enter your comment!