Walikota Serang Menghadiri Diskusi Rencana Pembangunan Perlintasan Sementara di Frontage Unyur

Walikota Serang Menghadiri Diskusi Rencana Pembangunan Perlintasan Sementara di Frontage Unyur

Walikota Serang Menghadiri Diskusi Rencana Pembangunan Perlintasan Sementara di Frontage Unyur

Serang – Dinas Perhubungan Kota Serang melaksanakan diskusi rencana pembangunan perlintasan sementara frontage Unyur di Aula Ruang Rapat Setda Kota Serang yang dipimpin oleh Walikota Serang, Syafrudin, dengan dihadiri oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kasubdit Rekayasa dan Peningkatan Keselamatan Perkeretaapian, Prayudi, para Kepala OPD, Camat, dan perwakilan Pengelola Perumahan Grand Serang Residence (9/10).

Dalam kegiatan ini Dinas Perhubungan membahas mengenai permohonan perizinan perlintasan sebidang (Frontage) kepada Dirjen Keselamatan Perkeretaapian perlintasan sebidang di Frontage Unyur untuk rekayasa lalu lintas di area Terowongan Trondol, yang merupakan pusat kemacetan di Kota Serang.

Rapat Koordinasi

Terdapat dua perlintasan, tetapi satu perlintasan liar akan ditutup dan ditata. Sehingga perlintasan yang akan digunakan adalah perlintasan sementara yang akan dibuka oleh Dinas Tata Ruang dan Permukiman serta Dinas Perhubungan. “Perizinan untuk perlintasan sementara ini akan berlaku selama dua tahun, jika perlintasan sementara ini habis, maka pemerintah daerah wajib membuat flyover atau underpass agar tidak lagi terjadi perlintasan sebidang.” ujar Prayudi.

Setelah mendapatkan perizinan perlintasan sementara oleh Direktorat Perkeretaapian, pembangunan Flyover akan segera dilakukan oleh Pemerintah Kota Serang. “Kedatangan Dirjen Keselamatan Perkeretaapian ini memang sudah lama ditunggu karena pembuatan jalan Frontage ini dari Kaligandu sampai Unyur sudah dari tahun 2018, kemudian terkendala oleh izin yang harus diselesaikan. Maka dari itu Kami siap dalam kurun (waktu) dua tahun ini akan membangun flyover setelah diizinkan memakai perlintasan sebidang (Frontage), pembangunan flyover akan dimulai hari ini.” ujar Syafrudin. (Nadya/Vivi)