November 28, 2014

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Serang Inventarisir Permasalahan

Sejak berdirinya tahun 2007 hingga sekarang jumlah penduduk Kota Serang bertambah sekitar 200 ribu jiwa.Hal ini memicu pertumbuhan dalam berbagai hal termasuk permasalahan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan raya. “Sesuai amanat UU Lalulintas dan Angkutan Jalan Raya no 22/2009 dan Peraturan Pemerintah No.37/2011 tentang Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan maka Pemerintah Kota Serang memandang perlu segera dibentuk forum lalu lintas untuk mengatasi berbagai permasalahan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan raya”,ungkap Kadishubkominfo Kota Serang Akhman Sardjito pada pertemuan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Kota Serang Senin 25/3 di salah satu hotel di Kota Serang.

“Kota Serang adalah yang pertama di Provinsi Banten yang telah memiliki forum ini mengingat perkembangan permasalahan di bidang lalu lintas dan angkutan ini dapat dikatakan signifikan perkembangannya dari hari ke hari’,lanjutnya.

Pertemuan ini adalah yang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2012. “Dalam kesempatan kedua ini akan diinventarisir permasalahan utk kemudian diperingkatkan sesuai urgensinya dan dirancang antisapasi penanggulangan permasalahnnya”,terang Yulius Anwar,Kepala Seksi Angkutan Dishubkominfo Kota Serang yang menjadi salah seorang fasilitator dalam pertemuan ini.

Sementara itu Kasatlantas Polres Serang Warsono yang hadir pula dalam pertemuan tersebut menyatakan bahwa permasalahan lalu lintas tidak dapat ditangani oleh hanya satu badan,namun harus ditangani sinergis dan forum ini sangat strategis untuk berbuat lebih baik “keterbatasan personel dan rendahnya kesadaran masyarakat kadang jadi kendala untuk memaksimalkan berbagai upaya penanggulangan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan ini,namun demikian kita harus tetap optimal semata-mata demi kebaikan,kenyamanan dan keselamatan masyarakat”,ungkapnya

Sementara itu terungkap berbagai permasalahan yang harus segera dicari solusinya antara lain pelebaran simpang sebidang di Kebon Jahe yang saat ini kerap menjadi titik kemacetan yang diperparah juga oleh jalan berlubang akibat sistem drainase yang buruk. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Hidayat menambahkan bahwa pada Tahun Anggaran 2013 ini telah dianggarkan pembangunan 11 (sebelas) simpang sebidang “hal ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan,termasuk juga dapat mengoptimalkan kondisi jalan dan drainasenya”,imbuhnya.

Selain itu banyaknya terminal bayangan,trayek angkot yang belum secara konsisten dipatuhi pengemudi,titik-titik parkir yang terkesan semrawut dan perlunya segera dibuat rute-rute alternatif menjadi bagian dari permasalahan yang segera dirancang penanggulangannya.

“Forum ini harus memiliki kerangka kerja yang jelas disertai tindak lanjut yang kongkret.keberadaan ruang sekretariat bersama dan hotline untuk masyarakat menjadi hal yang penting untuk segera direalisasikan”,ujar Sekretaris Organda Kota Serang.

Forum yang beranggotakan personel dari dinas/instansi terkait, akademisi,media massa dan masyarakat pemerhati transportasi ini bertugas antara lain melaksanakan koordinasi dalam rangka pengendalian dan pangaturan lalu lintas dan angkutan jalan serta mengadakan pendataan,pembinaan dan evaluasi penanganan secara profesional sesuai tugas pokok dan fungsi terhadap masalah yang timbul berkaitan dengan upaya mewujudkan tertib lalu lintas dan angkutan jalan “forum ini telah dikukuhkan melalu Keputusan Walikota Serang No.551.1/Kep.101-Huk/2012″,ungkap Akhman.